Hari ini tgl 26 Maret 2010, hari yang saya kira merupakan jawaban atas doaku, agar bisakah ku dapatkan suatu miracle di HUTku? Tuhan jawab hanya sehari setelah hutku.
Belum akan di share apa itu... tetapi hatiku benar benar senang akan penemuan ini... Tuhan perlihatkan kepadaku bahwa ini jalanmu, saya merasa mendapat petunjuk untuk berserah, dijalani, dan tetap percaya bahwa miracle itu ada.
Tuhan juga memberikan kepadaku sesuatu yang benar benar menyejukkan hati, membangun harapan bahwa masa depanku akan lebih baik.
Terima kasih Tuhan, Stella bawa saja dalam doa dan kepasrahan bahwa apa yang Tuhan berikan itu yang terbaik.... diyakini dan diaminkan.
The experience and expression that I want to share.... This is a part of me.....and will become the past of good memories... I dedicated this blog to all people who has loving heart and respect life. "Curahan rasa, pikir dan asa, menurut penglihatan dan pemahamanku" :)
Friday, 26 March 2010
Thursday, 25 March 2010
My Prayer
Doa ini di forward seorang teman baikku, Nancy Antow-Timika. Katanya buat para gadis temannya yg masih sendiri, dan betah melajang. Aku menyikapi sebagai bentuk perhatiannya yg besar dan tulus kepadaku. Thanks, buddy.
Semalam doa ini mengiringi tidurku...................
Tuhanku...
Aku berdo'a untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku. Seseorang yang sungguh mencintaiMu lebih dari segala sesuatu. Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau. Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMu.
Wajah tampan dan daya tarik fisik tidaklah penting. Yang penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau dan berusaha menjadikan sifat-sifatMu ada pada dirinya. Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup sehingga hidupnya tidaklah sia-sia.
Seseorang yang memiliki hati yang bijak tidak hanya otak yang cerdas. Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tapi juga menghormatiku.
Seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi juga dapat menasihatiku ketika aku berbuat salah.
Seseorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tapi karena hatiku. Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi. Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika aku di sisinya
Tuhanku...
Aku tidak meminta seseorang yang sempurna namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna, sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mataMu. Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya. Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya. Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya. Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.
Tuhanku...
Aku juga meminta,
Buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga. Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan cintaku.
Berikanlah sifat yang lembut sehingga kecantikanku datang dariMu. Berikanlah aku tangan sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya. Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dan bukan hal buruk dalam dirinya. Berikanlah aku lidah yang penuh dengan kata-kata bijaksana, mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat dan tersenyum untuk dirinya.
Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan: "Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi berarti dan sempurna."
Aku mengetahui dan percaya bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan.
Amin....
Semalam doa ini mengiringi tidurku...................
Tuhanku...
Aku berdo'a untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku. Seseorang yang sungguh mencintaiMu lebih dari segala sesuatu. Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau. Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMu.
Wajah tampan dan daya tarik fisik tidaklah penting. Yang penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau dan berusaha menjadikan sifat-sifatMu ada pada dirinya. Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup sehingga hidupnya tidaklah sia-sia.
Seseorang yang memiliki hati yang bijak tidak hanya otak yang cerdas. Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tapi juga menghormatiku.
Seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi juga dapat menasihatiku ketika aku berbuat salah.
Seseorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tapi karena hatiku. Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi. Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika aku di sisinya
Tuhanku...
Aku tidak meminta seseorang yang sempurna namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna, sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mataMu. Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya. Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya. Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya. Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.
Tuhanku...
Aku juga meminta,
Buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga. Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan cintaku.
Berikanlah sifat yang lembut sehingga kecantikanku datang dariMu. Berikanlah aku tangan sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya. Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dan bukan hal buruk dalam dirinya. Berikanlah aku lidah yang penuh dengan kata-kata bijaksana, mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat dan tersenyum untuk dirinya.
Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan: "Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi berarti dan sempurna."
Aku mengetahui dan percaya bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan.
Amin....
HUT ku di 2010
Kemurahan Tuhan atas hari ulang tahun yang dianugerahkanNya, sehingga umurku bertambah lagi…. It’s just a number… yes…. But it also an account that making us more wiser in this life.
Tuhanku, sertai perjalanan hidupku…. Cukup matang untuk berbagai hal, tetapi masih kurang dalam hal lain… saya menyadari hal itu… termasuk banyak kali menyakiti hatiMu dengan kesalahan-kesalahan dan dosa yang sama…. Ampuni aku ya Tuhan, hambaMu yang hina dina ini dihadapanMu… tetapi tetap ku bersyukur bahwa Tuhan selalu menjagaku di setiap apapun yang ku jalani.
Sejak lama aku rindu untuk mengunjungi Biara Karmel, berdoa dan minta didoakan oleh seorang Suster/biarawati/nun di sana… Sr. Yohana Tandaju… beliau ku kenal sudah sejak lama sekitar 1995. Saya percaya Tuhan juga banyak menjawab doa dan keluh kesahku lewat Suster ini….
Tidak kebetulan juga, saat sebelumnya ketemu teman SMA ku, Nancy… ia biarpun bukan beragama Katolik, tetapi ia terkesan dengan ceritaku mengenai keberadaan suster-suster Karmel…. Mereka mmg orang orang pendoa, dan apapun tidak akan ‘keluar’ ceritanya, sebab mereka saja tidak pernah keluar dari tempat itu, “Kesunyian adalah rahmat yang membahagiakan”…. Aku ingat kata-kata itu ditulis di depan pintu masuk/ruang tunggu pengunjung. Nancy ingin kesana, minta doa dan mungkin curhat kepada suster…… bersama ia aku kesana.Terima kasih Nancy, udah bela-belain menjemputku, malah pakai mobilnya lagi kesana, kita belanja kue-kue untuk Suster dan anak-anak panti nanto, ia mengikuti keinginanku, terima kasih udah menemani, aku sangat menghargai perhatian2 kecil seperti ini......
Rabu, 24 Maret 2010 Di Biara Karmel Kakaskasen
Aku senang ketemu lagi dgn suster dan bisa bercerita apa saja…. Eager ku ke sana karena esoknya (25 Maret 2010) merupakan HUTku… aku ingin suster tahu dan didoakan khusus… selain itu aku ingin orang-orang yang dekat denganku juga didoakan, mereka ku kenal dgn baik, mereka juga perhatian denganku, aku mendapat kabar yang tidak enak dan bisa merasakan ‘kesedihan dan kesusahan’ mereka. Pembimbing S1-ku dulu saat ini terbaring di RS Harapan Kita Jakarta, segera akan dioperasi bypass jantung…. Saya ketemu Mner secara kebetulan di Pasca Sarjana Unsrat, setelah sekian lama tidak pernah ketemu, memang sempat kuperhatikan dan bertanya, mner kok makin kurus? Jawabannya hanya ohh kolestrol lagi naik… tanpa menyebutkan ia sakit jantung. Tidak lama setelah itu aku malah mendapat sms/pesan singkat dari beliau langsung memberitahukan ‘ntar jam 1 atau 2 siang mau dioperasi, minta didoakan ya…” membuat hatiku sungguh sedih, tapi berharap agar operasi itu lancar.
Stella juga ingat, temanku yg baik dan perhatian denganku, kami cukup lama 5 tahun tidak ketemu sejak ia sekolah sampai S3 di Jepang, sebulan terakhir intens email-an karena aku minta bantuan demi kelancaran maksudku sekolah lanjut … peristiwa kematian ayahnya begitu memukul perasaannya…. Itulah rencana Tuhan… dengan kegembiraan penuh pulang ke Manado, tetapi malah menemukan ayahnya yang bermaksud menjemputnya, malah tidak terselamatkan juga punya penyakit jantung, meninggal di bandara, tidak sempat melihat kebanggaannya anaknya yg sudah Doktor pulang. Temanku Stenly, juga tidak menyangka tidak sempat ketemu ayahnya dalam keadaan hidup… Tuhanku, rancanganMu, memang bukanlah rancangan kita… siapa kah bisa menyangka kehidupan kita akan bagaimana? 2 hari menjelang HUTku, aku melayat ke rumahnya, disana kami ketemu dalam keadaan yg tidak kami harapkan…. Di depan peti ayahnya…. Kesedihannya dapat kurasakan…. Semua kesusahan dan kesedihanmu Sten, semua kesusahan, kepasrahan, dan harapan dari Mner Mark agar operasinya berjalan lancar semuanya ku bawa kehadapan suster, minta didoakan… dan tentu saja untuk kedua orangtuaku tersayang, adikku satu2nya, dan masih ada lagi kegundahan-kegundahan lainnya… saya percaya doa orang benar, didengar oleh Tuhan….
Aku senang ketemu lagi dgn suster dan bisa bercerita apa saja…. Eager ku ke sana karena esoknya (25 Maret 2010) merupakan HUTku… aku ingin suster tahu dan didoakan khusus… selain itu aku ingin orang-orang yang dekat denganku juga didoakan, mereka ku kenal dgn baik, mereka juga perhatian denganku, aku mendapat kabar yang tidak enak dan bisa merasakan ‘kesedihan dan kesusahan’ mereka. Pembimbing S1-ku dulu saat ini terbaring di RS Harapan Kita Jakarta, segera akan dioperasi bypass jantung…. Saya ketemu Mner secara kebetulan di Pasca Sarjana Unsrat, setelah sekian lama tidak pernah ketemu, memang sempat kuperhatikan dan bertanya, mner kok makin kurus? Jawabannya hanya ohh kolestrol lagi naik… tanpa menyebutkan ia sakit jantung. Tidak lama setelah itu aku malah mendapat sms/pesan singkat dari beliau langsung memberitahukan ‘ntar jam 1 atau 2 siang mau dioperasi, minta didoakan ya…” membuat hatiku sungguh sedih, tapi berharap agar operasi itu lancar.
Stella juga ingat, temanku yg baik dan perhatian denganku, kami cukup lama 5 tahun tidak ketemu sejak ia sekolah sampai S3 di Jepang, sebulan terakhir intens email-an karena aku minta bantuan demi kelancaran maksudku sekolah lanjut … peristiwa kematian ayahnya begitu memukul perasaannya…. Itulah rencana Tuhan… dengan kegembiraan penuh pulang ke Manado, tetapi malah menemukan ayahnya yang bermaksud menjemputnya, malah tidak terselamatkan juga punya penyakit jantung, meninggal di bandara, tidak sempat melihat kebanggaannya anaknya yg sudah Doktor pulang. Temanku Stenly, juga tidak menyangka tidak sempat ketemu ayahnya dalam keadaan hidup… Tuhanku, rancanganMu, memang bukanlah rancangan kita… siapa kah bisa menyangka kehidupan kita akan bagaimana? 2 hari menjelang HUTku, aku melayat ke rumahnya, disana kami ketemu dalam keadaan yg tidak kami harapkan…. Di depan peti ayahnya…. Kesedihannya dapat kurasakan…. Semua kesusahan dan kesedihanmu Sten, semua kesusahan, kepasrahan, dan harapan dari Mner Mark agar operasinya berjalan lancar semuanya ku bawa kehadapan suster, minta didoakan… dan tentu saja untuk kedua orangtuaku tersayang, adikku satu2nya, dan masih ada lagi kegundahan-kegundahan lainnya… saya percaya doa orang benar, didengar oleh Tuhan….
Setelah dari Biara Karmel, kami sempatkan ke Woloan di Panti Asuhan anak-anak "Sayap Kasih"…. Membawa kue untuk anak-anak panti dan penjaganya….
Setiap keluar dari Biara Karmel, hatiku full lega…. merasa selalu Tuhan tambahkan harapan-harapanku, memberikan kekuatan bila ku lemah, menjaga hatiku untuk selalu damai dan hatiku agar selalu berserah diri. Itulah hidup, tidak pernah tahu apa yg akan terjadi ke depan, tetapi Tuhan akan menjaga dan memberikan apa yang menjadi kebutuhan kita…. Saya meyakini hal ini…
Setiap keluar dari Biara Karmel, hatiku full lega…. merasa selalu Tuhan tambahkan harapan-harapanku, memberikan kekuatan bila ku lemah, menjaga hatiku untuk selalu damai dan hatiku agar selalu berserah diri. Itulah hidup, tidak pernah tahu apa yg akan terjadi ke depan, tetapi Tuhan akan menjaga dan memberikan apa yang menjadi kebutuhan kita…. Saya meyakini hal ini…
Malam menjelang HUT, ku berdoa sendiri, merenungkan semua hal dalam hidupku sampai seumur sekarang……….. Tetap ku bersyukur untuk semuanya itu……
HUTKU, 25 Maret 2010…
ke kantor seperti biasa, dengan kue-kue buatan mami dan tart yang ku buat sendiri semalam :)), mami buatkan kue untukku dan teman-teman kantorku. Ada yang berkesan memang karena siang harinya, rektor kami mengadakan rapat seluruh dosen dan staf tetap, hadir…. Baru mulai rapat, lagu Selamat HUT dinyanyikan semua… setelah rapat usai pun semua kembali menyanyikan selamat panjang umur…. Waduh biarpun sederhana tapi cukup berkesan… malah ditodong untuk doa penutup he..he… biasanya sih yang ber HUT didoakan kok malah aku yg berdoa ya? Tapi tak apalah……
Terima kasih dan syukur juga HUTku didoakan di dalam persembahan Misa Syukur pagi hari oleh Pastor J. Mengko (Pastor Paroki dan pastor keluarga kami) di Gereja Ratu Rosari Suci, Tuminting dan siang hari Misa oleh Pst Bonny bin Olla (chaplain kampus) di Kapel Unika De La Salle Manado dan malam hari dapat kabar juga didoakan dalam Misa Malam di Seminari Agustinianum oleh Pastor Hanny Mentang (beliau Rektor Seminari Agustianum dan jg Ketua Yayasan De La Salle Manado)……. Waduh Stella yakin doa-doa itu merupakan kekuatan dari Tuhan untuk hidupku, anugerah kasih dari Bapa untuk hidupku dan juga Roh Kudus selalu menjagaku…. Stella juga yakin hidupku diminta dalam keadaan baik terus oleh ibuku, yg selalu mendoakan anak-anaknya... setiap hari beliau ke Misa harian pagi hari di Gereja St Mikael Perkamil...... doa ibu besar manfaatnya........ke kantor seperti biasa, dengan kue-kue buatan mami dan tart yang ku buat sendiri semalam :)), mami buatkan kue untukku dan teman-teman kantorku. Ada yang berkesan memang karena siang harinya, rektor kami mengadakan rapat seluruh dosen dan staf tetap, hadir…. Baru mulai rapat, lagu Selamat HUT dinyanyikan semua… setelah rapat usai pun semua kembali menyanyikan selamat panjang umur…. Waduh biarpun sederhana tapi cukup berkesan… malah ditodong untuk doa penutup he..he… biasanya sih yang ber HUT didoakan kok malah aku yg berdoa ya? Tapi tak apalah……
Tak putus-putusnya Stella syukuri hari ini, hari jadiku, banyak doa, perhatian dan ucapan-ucapan selamat dari teman-teman, saudara lewat media apapun, ada sms, ada yg langsung telpon, ada lewat facebook dan juga emailku pribadi…. Ucapan Selamat , Doa, dan Harapan serta perhatian semua merupakan kado manis yang dapat ku kenang.......... Berkati juga kehidupan mereka Tuhan orang-orang yang Stella kasihi dalam hidup ini.... amin
Wednesday, 24 March 2010
HUT ke 45 Imamat Pst J Mengko
Hari ini 24 Maret 2010 adalah HUT Imamat ke 45 dari seorang Pastor/Imam/Biarawan yg dekat dengan keluarga kami, namanya Pst. J. Mengko, MSC.
Syukur pada Tuhan untuk rahmat Imamat yg Ia terima dan dengan kekuatan Tuhan, ia boleh sampai 45 tahun menjalani suka duka sebagai Imam.
Hari ini, siang hari, ada acara atau tidak, saya ingin ketemu Pst Mengko di pastoran Ratu Rosari Suci, Tuminting tempatnya saat ini. Dengan Yasinta, salah satu mahasiswa De La Salle dari Pontianak, kuajak ke sana. Pst Mengko sangat senang menerima kami, ehh ternyata tetap aja ada banyak makanan enak yg disediakan untuk saudara, umat, atau siapa saja yg ingat akan perayaan itu dan bertamu ke sana....
Makan bersama dengan beberapa umat, saudaranya dan juga Pst Anton Moningka, MSC (yg sama -sama merayakan HUT Imamat ke 45 juga).... Bela-belain aku mengusahakan hadiah spesial biarpun sederhana, tapi bagi Pst J Mengko, ia akan simpan untuk kenang-kenangan..... tidak mau jangan sampai MUG khusus pemberianku pecah. ha..ha... ide yg tiba-tiba muncul... syukurlah juga ada seorang yg baik, yang membantu stella men-design karya kecil ini.
Selamat HUT pastor, Tuhan selalu memberkati karya dan usaha Pst sampai akhirnya...........
AMIN
Syukur pada Tuhan untuk rahmat Imamat yg Ia terima dan dengan kekuatan Tuhan, ia boleh sampai 45 tahun menjalani suka duka sebagai Imam.
Hari ini, siang hari, ada acara atau tidak, saya ingin ketemu Pst Mengko di pastoran Ratu Rosari Suci, Tuminting tempatnya saat ini. Dengan Yasinta, salah satu mahasiswa De La Salle dari Pontianak, kuajak ke sana. Pst Mengko sangat senang menerima kami, ehh ternyata tetap aja ada banyak makanan enak yg disediakan untuk saudara, umat, atau siapa saja yg ingat akan perayaan itu dan bertamu ke sana....
Makan bersama dengan beberapa umat, saudaranya dan juga Pst Anton Moningka, MSC (yg sama -sama merayakan HUT Imamat ke 45 juga).... Bela-belain aku mengusahakan hadiah spesial biarpun sederhana, tapi bagi Pst J Mengko, ia akan simpan untuk kenang-kenangan..... tidak mau jangan sampai MUG khusus pemberianku pecah. ha..ha... ide yg tiba-tiba muncul... syukurlah juga ada seorang yg baik, yang membantu stella men-design karya kecil ini.
Selamat HUT pastor, Tuhan selalu memberkati karya dan usaha Pst sampai akhirnya...........
AMIN
Thursday, 18 March 2010
Jangan Memilih Aku
by Anang dan Syahrini
Terenggut hatiku terpana asmara
Sedih, suka, sirna sudah bila kau jadi milikku
Memang lukaku belum sembuh semua
Juga dukaku belum sirna semua
Reff .
Jangan memilih aku, bila kau tak sanggup setia
Kau tak mengerti aku, diriku yg pernah terluka
Jangan memilih aku bila kau tak bisa setia
Kau tak mengerti aku, diriku yg pernah terluka
Cinta………………
Seandainya bisa begitu, tentu saja.... akan sangat bahagianya.
I never respect to a lier....
That's why, I am trying best to be honest.... but sometimes it brought to a big argue....
why? just still dont understand how I am.........
Wednesday, 3 March 2010
You're my Inspiration
"Only for you"
This is one of my favourite song ....
I want give it as my gift to your birthday. Cos I also know, you like this song very much.
YOU'RE MY INSPIRATION
By. Peter Cetera
You know our love was meant to be
The kind of love that lasts forever
And I need you here with me
From tonight until the end of time
You should know, everywhere I go
You're always on my mind, in my heart
In my soul
Reff : You're the meaning in my life
You're the inspiration
You bring feeling to my life
You're the inspiration
Wanna have you near me
I wanna have you hear me sayin'
No one needs you more than I need you
And I know, yes I know that it's plain to see
We're so in love when we're together
And I know that I need you here with me
From tonight until the end of time
You should know, everywhere I go
Always on my mind, in my heart
In my soul (back to reff)
Wanna have you near me
I wanna have you hear me sayin'
No one needs you more than I need you
The kind of love that lasts forever
And I need you here with me
From tonight until the end of time
You should know, everywhere I go
You're always on my mind, in my heart
In my soul
Reff : You're the meaning in my life
You're the inspiration
You bring feeling to my life
You're the inspiration
Wanna have you near me
I wanna have you hear me sayin'
No one needs you more than I need you
And I know, yes I know that it's plain to see
We're so in love when we're together
And I know that I need you here with me
From tonight until the end of time
You should know, everywhere I go
Always on my mind, in my heart
In my soul (back to reff)
Wanna have you near me
I wanna have you hear me sayin'
No one needs you more than I need you
(http://www.youtube.com/watch?v=iOyqsQNps1s)
HAPPY BIRTHDAY
I wish you all the best in your life, especially for your health, peace and happiness.... amien.
I will support all the good things you do!
I wish you all the best in your life, especially for your health, peace and happiness.... amien.
I will support all the good things you do!
Thursday, 25 February 2010
A STRONG WOMAN Vs WOMAN OF STRENGTH
The differences :
A strong woman works out everyday to keep her body in shape
But a woman of strength kneels in prayer to keep her soul in shape
A strong woman isn’t afraid of anything
But a woman of strength shows courage in the midst of her fear
A strong woman won’t let anyone get the best of her
But a woman of strength gives the best of her to everyone

A strong woman makes mistakes and avoids the same in the future
But a woman of strength realizes life’s mistakes can also be
God’s blessing and capitalizes on them
A strong woman walks sure footedly
But a woman of strength knows God will catch her when she falls
A strong woman wears the look of confidence on her face
But a woman of strength wears grace
A strong woman has faith that she is strong enough for the journey
But the woman of strength has faith that it is in the journey that
she will become strong
The same is :
A strong woman and woman of strength always thank God
for everything she has
So which one are you???
I can be both for the different situation
A strong woman works out everyday to keep her body in shape
But a woman of strength kneels in prayer to keep her soul in shape
A strong woman isn’t afraid of anything
But a woman of strength shows courage in the midst of her fear
A strong woman won’t let anyone get the best of her
But a woman of strength gives the best of her to everyone
A strong woman makes mistakes and avoids the same in the future
But a woman of strength realizes life’s mistakes can also be
God’s blessing and capitalizes on them
A strong woman walks sure footedly
But a woman of strength knows God will catch her when she falls
A strong woman wears the look of confidence on her face
But a woman of strength wears grace
A strong woman has faith that she is strong enough for the journey
But the woman of strength has faith that it is in the journey that
she will become strong
The same is :
A strong woman and woman of strength always thank God
for everything she has
So which one are you???
I can be both for the different situation
Sunday, 14 February 2010
Apakah di luar sana ada seseorang yang memang diciptakan untukku?
Adalah banyak pertanyaan kepadaku juga harapan… di aspek cinta….. Kata orang ‘apakah lagi yang ingin kau cari? Kamu oranya pemilih kah? Kurang apalagi dalam hidupmu, sudah kerja, sekolah tinggi, umur matang? Mo tunggu apalagi? Siapakah yang akan mendapatkanmu? Siapakah yang sebenarnya kamu tunggu? Adakah masalah dalam dirimu hingga sampai saat ini kamu belum menikah?
Pertanyaan-pertanyaan itu sering ditanyakan kepadaku…. Mulanya aku tersenyum, dikesempatan lain aku justru bercanda dengan jawaban-jawabanku, tapi pernah pula jengkel karena merasa, ini hidupku, kenapa juga orang lain yang pusing? Orang tuaku pun tidak pernah menanyakan hal ini kepadaku, entah mereka sungkan? Entah mereka mengerti perasaanku? Entah mereka memang ingin aku belum menikah atau bagaimana? Itu juga pernah aku pikirkan.
Hari ini Valentine Day…. Kata orang Hari Kasih Sayang… biarpun kasih sayang tidak berarti antara 2 orang yang berpacaran… tetapi kasih sayang universal…. Tetapi aku hanya ingin mengekspresikan apa yang ada dalam diri PADA SAAT INI, PADA WAKTU INI…. Mungkin di waktu yang lain bisa saja berubah seiring dengan pemikiran dan pengalaman yang baru.
Apakah orang yang kuimpikan itu benar benar ada dan jika ia memang ada, bagaimana aku mengetahuinya? Banyak teori-teori bagus yang diberikan antara lain diambil dari Traktat yang diterjemahkan dari Majalah He is Alive “50 Questions about Love & Life)…..
Pertanyaan itu pernah hadir dalam pikiranku, pertanyaan itu tidak dapat dihindarkan; semakin kita mengenal seseorang, semakin kita menemukan kelebihan juga kekurangannya? Hal ini benar, dan sampai saat ini aku belum bisa mencocokkan hati dan pikiranku untuk bisa menerima seorang pria dgn semua karakternya yang dulu dulu menjalin hubungan denganku…. Karena saya menyadari bahwa komitmen yang akan kubuat adalah komitmen yang total dan pasti.
Bagaimana jika aku salah pilih? Bagaimana jika pilihanku ternyata bukan jodohku? Bagaimana jika selama ini ternyata aku dan dia hanya dibutakan oleh nafsu dan begitu kita menikah akhirnya kita menyadari bahwa kita telah berbuat suatu kesalahan? Memang seringkali imajinasi kita cenderung menciptakan sosok ideal calon pasangan kita; dia haruslah begini, tampangnya harus begini, berkelakuan seperti ini, dll dari hal-hal sepele hingga prinsipil.
Disadari memang seringkali, daripada menerima dan berusaha mengenalnya lebih jauh sebagaimana dia adanya, kita berusaha menemukan sosok ideal yang telah kita ciptakan dalam pikiran kita.
Memang untuk yakin kita diciptakan satu sama lain, kita perlu meluangkan waktu untuk mengenal satu sama lain dengan baik, kita perlu saling berbagi secara mendalam dan menerima kenyataan bahwa dia berbeda dariku. Tetapi dari pengalamanku, meluangkan waktu tidak sepenuhnya, bilapun waktu yang kita habiskan begitu lama, tetapi kualitas kebersamaan itu yang kurang… pada akhirnya saya tetap merasa saya tidak tahu banyak tentangnya. Atau pengalaman lain, ia tidak mau diketahui apa pun aktifitasnya, pikiran dan pendapatnya hanya sekedar saja diungkapkan… dan saya tidak tahu apa kah bisa cocok bukan hanya dengannya tetapi keluarganya? Padahal hal ini bagiku sangat penting.
Ada baiknya dalam kebersamaan itu didiskusikan : apakah kita akan mampu saling mencintai seumur hidup kita? Apakah kita akan mampu menghadapi kesulitan-kesulitan hidup bersama-sama? Apakah kita cukup saling mencintai satu sama lain untuk bisa mengatasi kekurangan-kekurangan kita masing-masing? Bagi saya, mengenali permasalahan akan memungkinkan kita mengambil keputusan bebas ; “ya, bersama dia aku ingin melewati sisa hidupku, membangun keluarga dengannya, dan seiring sejalan bersamanya dalam hidup ini”. Sehingga pilihan untuk membuat komitmen yang total itu pasti dengan dilandasi kepercayaan penuh dan harapan.
Bila hal komitmen ditanyakan kepadaku, maka saya memang punya harapan itu, tetapi saya belum menemukan orang (laki-laki) yang saya cintai dan percaya penuh untuk menyerahkan hidupku bersamanya dalam suka duka. Ada banyak Liker dan Lover yang datang, tetapi pilihan hatiku, hanya hatiku yang tahu.
Hal lain yang penting untuk disadari adalah kebebasan untuk mengakhiri hubungan karena kita menyadari bahwa bagaimanapun, kita tidak diciptakan satu sama lain, bahwa kita tidak bisa mengatasi perbedaan-perbedaan dalam temperamen, logika, usia, budaya, ataupun tidak dapat menerima keterbatasan-keterbatasannya. Hal ini yang saya sadari akhir-akhir ini, sehingga bagaimanapun ia datang, kembali, dan bersama lagi… hubungan ups and down, tetapi toh hal yang kecil/sepele mampu memutuskan hubungan tersebut… awalnya kuanggap sepele tetapi akhirnya aku menyadari itu bukanlah masalah sepele… justru dari situ kita bisa menilai ia mencintaiku sepenuh hatinya atau ia hanya menyukai kelebihan-kelebihanku… tentu hal yang berbeda antara cinta dan suka. Saya yakin pengalaman bersama yg kata org saling mengenal, saya selalu mendapat pria yg 'banyak kelebihan', tetapi dijalani dengan dari yg saya tahu hanya fun, semi-serius, sampai yg serius, kami merasa belum cocok. Saya bersyukur , pengalaman tsb menempa banyak hal untuk lebih ‘aware’ terhadap rasa suka yg bukan cinta.
Pengalaman orang berbeda-beda, garis tangan juga berbeda-beda, ada yang bahagia dengan pernikahan, ada yang tidak ternyata, ada yang malah berpisah setelah justru bersama dalam pernikahan.... kita tidak pernah tahu.... begitupun aku tidak pernah tahu ke depan... dijalani dan disyukuri saja apa pun... kata orang cinta itu juga menyakiti, bagi saya bukan cinta yang menyakiti tetapi orang yang menyakiti cinta orang lain, mencurangi dengan ketidakjujuran dan ketidaksetiaan, dll rasa entah iri, egosentris, ambisi, nafsu, yg justru mengaburkan arti cinta itu sendiri.... that's secret of love and life!
Pilihan ini harus dapat diambil tanpa harus dipengaruhi pemikiran-pemikiran seperti; aku sangat ingin menikah, segalanya akan berjalan lancar setelah kami menikah, orangtuaku sangat menyukainya, kita sudah demikian dekat, ia idola saya, dll….. Saya tidak ingin ditekan oleh lingkungan dan suatu keharusan budaya bahwa wanita harus menikah di usia tertentu! Siapa yang akan menjalaninya, mereka atau saya? Saya yang paling tahu akan hidup, harapan, keinginan, kebutuhan dan semuanya… karena sesungguhnya keputusan Menikah atau Melajang adalah komitmen atas seluruh hidup kita. Itulah sebabnya pernikahan bukanlah akhir dari sebuah percintaan, tetapi justru awal untuk jalan pamjang dua orang hidup bersama, dimana kita menyadari bahwa aku memang diciptakan untuknya dan ia diciptakan untukku.
Jadi, apakah diluar sana ada seseorang yang memang diciptakan untukku? Saya percaya ada, hanya saja Tuhan belum mempertemukan kita. Mungkin bahasa yg bagi orang lain klise, tetapi saya percaya “segala sesuatu akan Indah pada waktuNya”. Tulisan ini kupersembahkan untuk pembacaku, di hari Kasih Sayang… sambil doakan bahwa Hidupku akan penuh dengan Cinta, cinta untuk Tuhan, orang tuaku, saudara-saudaraku, teman-temanku, sesamaku dan cinta lingkungan, serta cinta untuk seseorang yang spesial. Amin… Terima kasih Tuhanku untuk cintamu yang tulus, suci, dan sepenuh hati terhadapku…..
HAPPY VALENTINE!
Monday, 8 February 2010
YANG TIDAK BISA DIUCAPKAN AYAH
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya..... Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya..
Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu
bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu... Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....
Tapi sadarkah kamu? Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang" Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit
membentak dengan berkata : "Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja.....
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!". Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama.. ..
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke
rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan
untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir... Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa
Ketika kamu menjadi gadis dewasa.... Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain... Papa harus melepasmu di bandara. Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT....kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa. Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain. Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan... Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!" Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang
tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya. Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin.. Karena Papa tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya....
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Tuhan tugasku telah selesai dengan baik....
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....
Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."
Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk... Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
Papa telah menyelesaikan tugasnya....
Papi, Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..
Ekspresiku : Saya mendapatkan notes ini dari seorang teman Merry Suoth, dan mungkin ada baiknya jika membagikannya kepada teman-teman yang lain.
Tulisan ini aku dedikasikan kepada teman-teman wanita ku yang cantik, yang kini sudah berubah menjadi wanita DEWASA serta ANGGUN, dan juga untuk teman-teman pria ku yang sudah ataupun akan menjadi ayah yang HEBAT !
Yup, banyak hal yang mungkin tidak bisa dikatakan Ayah / Bapak / Papa / Papi kita... tapi setidaknya kini kita mengerti apa yang tersembunyi dibalik hatinya.
Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu
bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu... Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....
Tapi sadarkah kamu? Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang" Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit
membentak dengan berkata : "Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja.....
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!". Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama.. ..
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke
rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan
untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir... Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa
Ketika kamu menjadi gadis dewasa.... Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain... Papa harus melepasmu di bandara. Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT....kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa. Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain. Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan... Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!" Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang
tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya. Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin.. Karena Papa tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya....
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Tuhan tugasku telah selesai dengan baik....
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....
Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."
Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk... Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
Papa telah menyelesaikan tugasnya....
Papi, Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..
Ekspresiku : Saya mendapatkan notes ini dari seorang teman Merry Suoth, dan mungkin ada baiknya jika membagikannya kepada teman-teman yang lain.
Tulisan ini aku dedikasikan kepada teman-teman wanita ku yang cantik, yang kini sudah berubah menjadi wanita DEWASA serta ANGGUN, dan juga untuk teman-teman pria ku yang sudah ataupun akan menjadi ayah yang HEBAT !
Yup, banyak hal yang mungkin tidak bisa dikatakan Ayah / Bapak / Papa / Papi kita... tapi setidaknya kini kita mengerti apa yang tersembunyi dibalik hatinya.
Sunday, 31 January 2010
Kasihan yang Menghancurkan
Di negeri Cina pada jaman pemerintahan Kaisar Hu Wei yg terkenal baik hati itu…. dengan Negara yang cukup makmur dan berdamai di bawah kepemimpinannya. Suatu hari ia memanggil penasehatnya yang bernama Bu Pi datang ke istana. Ternyata beliau gelisah akan banyaknya persoalan tetapi beliau tidak mau dan tidak enak hati mengambil keputusan karena rasa kasihan dan baik hatinya ia. Sehingga ia perlu memanggil penasehatnya untuk mendengarkan apa pendapatnya.
Kaisar Hu Wei : Apa yang kau dengar tentang reputasi saya?
Bu Pi : Semua orang memuji kedermawanan dan belas kasih Yang Mulia
Kaisar Hu Wei : Kalau begitu menurut kamu, sampai batas mana saya bisa mencapai prestasi kemajuan?
Bu Pi : sampai batas kehancuran Yang Mulia
Kaisar Hu Wei : Mengapa perbuatan baik dari rasa kasihan dan kedermawanan bisa mendatangkan kehancuran?
Bu Pi : Rasa kasihan yang berlebihan membuat Yang Mulia tidak mengecam orang-orang yang salah. Terlalu dermawan membuat Yang Mulia memberi penghargaan sebelum waktunya. Jika yang salah tidak dihukum, penghargaan diberikan kepada orang yang tidak layak, apakah tak akan mendatangkan kehancuran?
Rasa belas kasih yang berlebihan, lebih parah lagi karena relasi personal atau kekerabatan sehingga merasa tidak enak menghukum, membuat hukum dan peraturan itu sendiri tidak jalan. Akibatnya, orang-orang bisa berbuat sesukanya dan seenaknya. Dan akhirnya (seiring berjalannya waktu) akan menghancurkan Negara sendiri. (Inspirasi Minggu Ini, Aura No. 51 thn XIII Jan 2010)
Ekspresiku : AGREE! Syukurlah saya bukan lah pimpinan yang tidak harus diperhadapkan dengan pengambilan keputusan yg kadang sulit. Hehe syukurlah saya masih bawahan yang justru melihat, belajar dan meneladani para pimpinannya…. Iya kan? Siapa pimpinan yang patut diteladani dan pengayom, serta daripadanya kita dapat belajar banyak.
Kaisar Hu Wei : Apa yang kau dengar tentang reputasi saya?
Bu Pi : Semua orang memuji kedermawanan dan belas kasih Yang Mulia
Kaisar Hu Wei : Kalau begitu menurut kamu, sampai batas mana saya bisa mencapai prestasi kemajuan?
Bu Pi : sampai batas kehancuran Yang Mulia
Kaisar Hu Wei : Mengapa perbuatan baik dari rasa kasihan dan kedermawanan bisa mendatangkan kehancuran?
Bu Pi : Rasa kasihan yang berlebihan membuat Yang Mulia tidak mengecam orang-orang yang salah. Terlalu dermawan membuat Yang Mulia memberi penghargaan sebelum waktunya. Jika yang salah tidak dihukum, penghargaan diberikan kepada orang yang tidak layak, apakah tak akan mendatangkan kehancuran?
Rasa belas kasih yang berlebihan, lebih parah lagi karena relasi personal atau kekerabatan sehingga merasa tidak enak menghukum, membuat hukum dan peraturan itu sendiri tidak jalan. Akibatnya, orang-orang bisa berbuat sesukanya dan seenaknya. Dan akhirnya (seiring berjalannya waktu) akan menghancurkan Negara sendiri. (Inspirasi Minggu Ini, Aura No. 51 thn XIII Jan 2010)
Ekspresiku : AGREE! Syukurlah saya bukan lah pimpinan yang tidak harus diperhadapkan dengan pengambilan keputusan yg kadang sulit. Hehe syukurlah saya masih bawahan yang justru melihat, belajar dan meneladani para pimpinannya…. Iya kan? Siapa pimpinan yang patut diteladani dan pengayom, serta daripadanya kita dapat belajar banyak.
Monday, 18 January 2010
Pilihlah : Yang Terbaik
Ada pilihan mudah, ada pilihan yang merefleksikan kebijakan.
Pertimbangkan pilihan-pilihan yang menghasilkan kebahagiaan dan keberhasilan …
Pilih untuk membangun, bukan menghancurkan.
Pilih untuk menganalisa, bukan menerka-nerka.
Pilih untuk bertahan, bukan berhenti.
Pilih untuk menghargai, bukan menggosip.
Pilih untuk menyembuhkan, bukan melukai.
Pilih untuk memberi, bukan merebut.
Pilih untuk bertindak, bukan menunda.
Pilih untuk mengampuni, bukan mengutuk.
Ekspresiku :
Wah pilihan yang gampang tapi susah dilaksanakan, apalagi bila berkaitan dengan peristiwa, kejadian, moment yang sangat melukai hati, maka kata mengasihi, tersenyum, bertahan, menghargai, memberi sangat susah untuk dilakukan. Kita cenderung lebih cepat untuk bertindak, cemberut, mengutuk, berhenti, menggosip, menunda kasih, dan akhirnya membenci. Tuhanku, tolonglah untuk diberi kekuatan, dimampukan untuk bisa melakukan semua itu. Roh memang kuat, tetapi daging lemah…..
Ada satu kejadian yg cukup mengharukan dan membuka mata akan arti kasih yang sesungguhnya. 6 tahun pernikahan temanku, kalau saya menganalisa situasi dan ceritanya, maka hidupnya hanya diisi dengan 40% kebahagiaan, selebihnya kesusahan, penderitaan dan banyak air mata. Ia beragama lain, tetapi sangat toleran dengan kami teman-temannya yang tidak seagama dengannya. Mujizat Tuhan terjadi, justru di dalam kesusahannya dengan perlakuan suaminya, ditengah badai rumah tangganya, ia banyak berdoa, bergumul dan banyak membaca Alkitab milik suaminya (yang beragama Kristen), seiring perjalanan waktu ia dengan sadar memutuskan untuk mengikuti agama suaminya. Sepertinya begitu, tetapi juga tidak seperti itu....ia dengan kesadaran sendiri karena saya yakin mengalami kasih dan kekuatan dari Tuhan Yesus. Waktu mengurus untuk bisa dibaptis di salah satu gereja saya juga ikut mengantarnya. Memang tidak terlalu ’ketat’ seperti di agamaku, dimana sehari sebelum hari baptisan, ada pengembalaan ia bersama orang tua baptis..... Singkatnya, waktu ia ke gereja hari minggu itu untuk dibaptis, ia hanya didampingi oleh orang tua baptis dan teman-temannya, hanya segelintir teman, hanya 2 orang teman baiknya, tanpa suaminya yang telah pergi meninggalkannya.
Baptisan kudus diterima, ia menangis... entah apa yg berkecamuk di dada dan hatinya saat itu... hanya ia yang tahu. Aku hanya menyaksikan lewat rekaman video yg dibuat, tapi untuknya juga hatiku menangis. Karena saya dapat merasakan penderitaannya sebagai sesama wanita dengan hati yg sensitif, tetapi juga aku adalah temannya, ia ku kenal baik, begitu juga suaminya. Saya tahu kehidupan RT juga harus diusahakan, sama seperti kita bekerja ada upaya di situ... tetapi kehancuran RT sangat memukul jiwa, merapuhkan tulang. Tetapi ia justru menjadi kuat karena Tuhan Yesus. Itu kesaksiannya.
Saya belajar akan pengalamannya, tidak takut untuk membangun keluarga, tetapi memang yang harus dicari justru adalah laki-laki yang takut akan Tuhan, mengasihi aku, menghargai keberadaanku, jujur dan setia. Yang lainnya hanyalah hiasan pemanis hidup (seperti wajah rupawan, badan yang tegap, punya rumah yg besar, pendidikan yg tinggi, wawasan yg luas, uang banyak, mobil bagus, dll contoh) .... saya ingat punya teman dekat seagama, justru kami tidak pernah ke gereja bersama, padahal saya mendambakan bisa ke gereja bersama. Bukan hanya ke tempat tempat yang hanya menyenangkan lahiriah. Saya pernah mendapatkan yg tidak seagama, justru ia pernah mengantarku ke gereja biarpun (mungkin) ia belum siap untuk itu, aku tidak mau memaksakannya.... tapi semuanya sudah berlalu. Itu hanya pengalaman-pengalaman hidup yang pernah kujalani. Banyak senang, tapi juga susah. Ada duka, tetapi ada juga kesenangan. Saat ini dengan pengalaman temanku tersebut, membuatku belajar untuk bisa memilih lewat mata hatiku. Mata hati adalah pengejawantahan suara Tuhan, yang pasti tidak pernah salah. Terima kasih untuk pembelajaran itu, temanku .........................
Pertimbangkan pilihan-pilihan yang menghasilkan kebahagiaan dan keberhasilan …
Pilih untuk belajar, bukan mengabaikan.
Pilih untuk tersenyum, bukan cemberut.Pilih untuk membangun, bukan menghancurkan.
Pilih untuk menganalisa, bukan menerka-nerka.
Pilih untuk bertahan, bukan berhenti.
Pilih untuk menghargai, bukan menggosip.
Pilih untuk menyembuhkan, bukan melukai.
Pilih untuk memberi, bukan merebut.
Pilih untuk bertindak, bukan menunda.
Pilih untuk mengampuni, bukan mengutuk.
Ekspresiku :
Wah pilihan yang gampang tapi susah dilaksanakan, apalagi bila berkaitan dengan peristiwa, kejadian, moment yang sangat melukai hati, maka kata mengasihi, tersenyum, bertahan, menghargai, memberi sangat susah untuk dilakukan. Kita cenderung lebih cepat untuk bertindak, cemberut, mengutuk, berhenti, menggosip, menunda kasih, dan akhirnya membenci. Tuhanku, tolonglah untuk diberi kekuatan, dimampukan untuk bisa melakukan semua itu. Roh memang kuat, tetapi daging lemah…..
Ada satu kejadian yg cukup mengharukan dan membuka mata akan arti kasih yang sesungguhnya. 6 tahun pernikahan temanku, kalau saya menganalisa situasi dan ceritanya, maka hidupnya hanya diisi dengan 40% kebahagiaan, selebihnya kesusahan, penderitaan dan banyak air mata. Ia beragama lain, tetapi sangat toleran dengan kami teman-temannya yang tidak seagama dengannya. Mujizat Tuhan terjadi, justru di dalam kesusahannya dengan perlakuan suaminya, ditengah badai rumah tangganya, ia banyak berdoa, bergumul dan banyak membaca Alkitab milik suaminya (yang beragama Kristen), seiring perjalanan waktu ia dengan sadar memutuskan untuk mengikuti agama suaminya. Sepertinya begitu, tetapi juga tidak seperti itu....ia dengan kesadaran sendiri karena saya yakin mengalami kasih dan kekuatan dari Tuhan Yesus. Waktu mengurus untuk bisa dibaptis di salah satu gereja saya juga ikut mengantarnya. Memang tidak terlalu ’ketat’ seperti di agamaku, dimana sehari sebelum hari baptisan, ada pengembalaan ia bersama orang tua baptis..... Singkatnya, waktu ia ke gereja hari minggu itu untuk dibaptis, ia hanya didampingi oleh orang tua baptis dan teman-temannya, hanya segelintir teman, hanya 2 orang teman baiknya, tanpa suaminya yang telah pergi meninggalkannya.
Baptisan kudus diterima, ia menangis... entah apa yg berkecamuk di dada dan hatinya saat itu... hanya ia yang tahu. Aku hanya menyaksikan lewat rekaman video yg dibuat, tapi untuknya juga hatiku menangis. Karena saya dapat merasakan penderitaannya sebagai sesama wanita dengan hati yg sensitif, tetapi juga aku adalah temannya, ia ku kenal baik, begitu juga suaminya. Saya tahu kehidupan RT juga harus diusahakan, sama seperti kita bekerja ada upaya di situ... tetapi kehancuran RT sangat memukul jiwa, merapuhkan tulang. Tetapi ia justru menjadi kuat karena Tuhan Yesus. Itu kesaksiannya.
Saya belajar akan pengalamannya, tidak takut untuk membangun keluarga, tetapi memang yang harus dicari justru adalah laki-laki yang takut akan Tuhan, mengasihi aku, menghargai keberadaanku, jujur dan setia. Yang lainnya hanyalah hiasan pemanis hidup (seperti wajah rupawan, badan yang tegap, punya rumah yg besar, pendidikan yg tinggi, wawasan yg luas, uang banyak, mobil bagus, dll contoh) .... saya ingat punya teman dekat seagama, justru kami tidak pernah ke gereja bersama, padahal saya mendambakan bisa ke gereja bersama. Bukan hanya ke tempat tempat yang hanya menyenangkan lahiriah. Saya pernah mendapatkan yg tidak seagama, justru ia pernah mengantarku ke gereja biarpun (mungkin) ia belum siap untuk itu, aku tidak mau memaksakannya.... tapi semuanya sudah berlalu. Itu hanya pengalaman-pengalaman hidup yang pernah kujalani. Banyak senang, tapi juga susah. Ada duka, tetapi ada juga kesenangan. Saat ini dengan pengalaman temanku tersebut, membuatku belajar untuk bisa memilih lewat mata hatiku. Mata hati adalah pengejawantahan suara Tuhan, yang pasti tidak pernah salah. Terima kasih untuk pembelajaran itu, temanku .........................
Tuesday, 12 January 2010
Mari Belajar Menghargai Orang Lain
Pengalaman bekerja dan bersama dengan orang lain dalam hubungan apa pun, atasan-bawahan, pertemanan, kepada kekasih, orang tua, pembantu kita tentu harus ada rasa menghargai….. tetapi hari ini aku belajar untuk LEBIH menghargai orang lain. Kalaupun pernah mengalami hal-hal yang tidak dihargai oleh orang lain seumpamanya dari atasan atau teman dekat, tetapi saya dingatkan untuk MENGHARGAI orang terutama yang berada disekitarku.....
Mari Belajar Menghargai Orang Lain
Salah satu dari sekian banyak kebutuhan manusia adalah penghargaan. Entah itu orang kaya, miskin, berpendidikan tinggi atau rendah, tinggal di kota , desa, bahkan yang di daerah terpencil sekali pun, semuanya ingin dihargai. Hubungan antar individu akan berjalan dengan baik dan harmonis apabila masing-masing pribadi saling menghargai: ada pihak yang memberi penghargaan dan ada yang menerima penghargaan.
Semua orang pasti berusaha memperoleh penghargaan dari orang lain; apa pun caranya pasti akan ditempuh. Namun dalam hal memberikan penghargaan kepada orang lain, tidak semua orang mau melakukannya. Contoh nyata adalah hubungan antara tuan dengan hamba, atasan terhadap bawahan. Seorang tuan/atasan selalu ingin dihargai dan dihormati, tetapi belum tentu mau memberikan penghargaan kepada bawahan atau hambanya meskipun mereka sudah bekerja keras dan melakukan yang terbaik. Bukankah ini seringkali terjadi di sekitar kita? Seorang tuan/atasan bertindak semena-mena terhadap bawahannya, bahkan cenderung memandang rendah. Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita, ”Hai tuan-tuan, berlakulah adil dan jujur terhadap hambamu;” (ayat 1a), jangan hanya menuntut penghargaan dari bawahan.
Belajarlah untuk memberi penghargaan dan pujian untuk setiap jerih lelah bawahan kita! Memberi penghargaan kepada bawahan akan memacu mereka untuk lebih bersemangat mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya. Sebaliknya bila tuan/atasan hanya mencerca, memaki, merendahkan dan menekan bawahannya, hal itu akan menurunkan semangat dan motivasi kerja. Apalagi para tuan/atasan yang notabene adalah seorang percaya , haruslah memberi teladan yang baik dan menjadi kesaksian bagi bawahan kita, bukan malah jadi batu sandungan! Tuhan Yesus sendiri yang adalah Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan ”...datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawaNya menjadi tebusan bagi banyak orang.” (Matius 20:28).
Tuhan menghendaki agar kita saling mengasihi dan saling mendahului dalam memberi hormat (baca Roma 12:10).
Awal 2010, awal memasuki rutinitas sehari-hari, .... Terima Kasih Stella mendapatkan kiriman note (Source : Facebook Bunda Maria Santa Perawan Tersuci Note’s) dan ingin kubagikan bagi teman-temanku dan pembaca blogku juga.
Mari Belajar Menghargai Orang Lain
Salah satu dari sekian banyak kebutuhan manusia adalah penghargaan. Entah itu orang kaya, miskin, berpendidikan tinggi atau rendah, tinggal di kota , desa, bahkan yang di daerah terpencil sekali pun, semuanya ingin dihargai. Hubungan antar individu akan berjalan dengan baik dan harmonis apabila masing-masing pribadi saling menghargai: ada pihak yang memberi penghargaan dan ada yang menerima penghargaan.Semua orang pasti berusaha memperoleh penghargaan dari orang lain; apa pun caranya pasti akan ditempuh. Namun dalam hal memberikan penghargaan kepada orang lain, tidak semua orang mau melakukannya. Contoh nyata adalah hubungan antara tuan dengan hamba, atasan terhadap bawahan. Seorang tuan/atasan selalu ingin dihargai dan dihormati, tetapi belum tentu mau memberikan penghargaan kepada bawahan atau hambanya meskipun mereka sudah bekerja keras dan melakukan yang terbaik. Bukankah ini seringkali terjadi di sekitar kita? Seorang tuan/atasan bertindak semena-mena terhadap bawahannya, bahkan cenderung memandang rendah. Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita, ”Hai tuan-tuan, berlakulah adil dan jujur terhadap hambamu;” (ayat 1a), jangan hanya menuntut penghargaan dari bawahan.
Belajarlah untuk memberi penghargaan dan pujian untuk setiap jerih lelah bawahan kita! Memberi penghargaan kepada bawahan akan memacu mereka untuk lebih bersemangat mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya. Sebaliknya bila tuan/atasan hanya mencerca, memaki, merendahkan dan menekan bawahannya, hal itu akan menurunkan semangat dan motivasi kerja. Apalagi para tuan/atasan yang notabene adalah seorang percaya , haruslah memberi teladan yang baik dan menjadi kesaksian bagi bawahan kita, bukan malah jadi batu sandungan! Tuhan Yesus sendiri yang adalah Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan ”...datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawaNya menjadi tebusan bagi banyak orang.” (Matius 20:28).
Tuhan menghendaki agar kita saling mengasihi dan saling mendahului dalam memberi hormat (baca Roma 12:10).
Thursday, 31 December 2009
Menghapus jejakmu
Terus terang aku tidak terlalu menyukai grup Peterpan, bukan big fans lah... tetapi saat mendengar lagu ini, hatiku berkata... wah cocok sekali untuk sesuatu yg ingin dihapus dari ingatan..... apalagi saat ini malam pergantian tahun, dimana aku punya banyak harapan untuk tahun depan agar semuanya bisa berjalan baik, dalam hubungan dengan siapa saja, termasuk yang spesial.... iya kan? waktu terus bergulir, yang ada hanya harapan dan keyakinan Tuhan akan selalu memberkati dan kasih yg terbaik buatku. Amin
Menghapus Jejakmu… by. Peterpan
terus melangkah melupakanmu
lelah hati perhatikan sikapmu
jalan pikiranmu buatku ragu
tak mungkin ini tetap bertahan
perlahan mimpi terasa mengganggu
kucoba untuk terus menjauh
perlahan hatiku terbelenggu
kucoba untuk lanjutkan itu
engkau bukanlah segalaku
bukan tempat tuk hentikan langkahku
usai sudah semua berlalu
biar hujan menghapus jejakmu
lepaskan segalanya .....................
lepaskan segalanya.......................
Menghapus Jejakmu… by. Peterpan
terus melangkah melupakanmu
lelah hati perhatikan sikapmu
jalan pikiranmu buatku ragu
tak mungkin ini tetap bertahan
perlahan mimpi terasa mengganggu
kucoba untuk terus menjauh
perlahan hatiku terbelenggu
kucoba untuk lanjutkan itu
engkau bukanlah segalaku
bukan tempat tuk hentikan langkahku
usai sudah semua berlalu
biar hujan menghapus jejakmu
lepaskan segalanya .....................
lepaskan segalanya.......................
Wednesday, 30 December 2009
Liburan Natal yang Berkesan
Reuni... reuni.... reuni.....
Dari tgl 18 Des 2009, Stella udah liburan…. Memang liburan resmi dari kantor sampai tgl 4 Jan 2010. Wah ndak terasa jg sudah mau tahun yg baru….. Dalam masa liburan banyak kegiatan sih, selain sibuk di rumah bantu ibu, tapi juga bersih-bersih rumah dan kamarku… yg memang kegiatan yg paling ku senangi kalau di rumah, selain baca majalah, nonton film dann tidur he..he…
Beberapa kegiatan yang paling berkesan yang ingin kuekspresikan seperti :
Tgl. 22 Desember 2009 jam 12.00-16.00
Hari itu Reuni Alumni Laboratorium Kimia Bahan Hayati Laut… Aku di fb oleh Yuli Ngkuno, salah satu adik tingkat mengabarkan mau kumpul-kumpul anak-anak lab dulu atas inisiatif Mner Remy… wow… ok deh. Tugasku cuma bawa kukis basah, jd aman tinggal singgah di Toko Kue Cella. Waktu sampai kirain so mulai, blum kote… ade ade baku sedu, tinggal tunggu pa k’Ella kua baru mo mulai hehe… akhirnya sambil atur-atur makanan, sambil tunggu teman teman lain ta kumpul baru mulai… Kalau dulu Mner begitu tegas ha..ha… kalu sekarang so lebe bijak katu… biarpun tetap aja komentar straight nya keluar juga : “ eh, pe lama, ngoni mo se makan lat dang ini? “ he..he… tong so tau Mner pe gaya, jd cuma senyum2 jo… langsung jo aku ambil alih ba mc, lalu tunjuk Ester Angkouw alias Ebhi Doa Makan….
Kesan yg sempat kuungkapkan saat itu : waktu beres beres kamarku, ku dapati buku penelitianku dulu, berisi sehari-hari apa saja yg ku lakukan… kayak buku harian. Saya ingat hal ini diharuskan oleh Mner Remy,. Pembimbing S2-ku….. ehh Prof Remy kote sekarang. Waktu ku baca… ternyata tanggal-tanggal seperti ini saya masih harus ke lab untuk fed my plankton, so on…. Tgl 24 Des 2001, 26 Des 2001, 28 Des 2001, 30 Des 2001 lalu tgl 2 Jan 2002, harus ke lab… perbaiki ac di ruangan kulturku, ada Mner Remy jg saat itu… yg saya ingat sih apa yg boleh diperbaiki, ditunjukkan sendiri oleh Mner, dan bila ditemui hal seperti itu, buat sendiri…. He..he… kalu ingat masa masa itu banyak enaknya daripada susahnya… karena saya juga banyak ditemani dan dibantu teman-teman yg setia menemani, biarpun mereka bukan di lab KBHL tapi lab sebelah…. Seperti lab Farmasitika Laut. Saya ucapkan syukur dan terima kasih untuk semuanya… itu pengalaman yg manis buatku. Begitulah …….
Setelah dari lab KBHL, mau pulang ketemu dengan Mner Dr. Medy Ompi, MSc, beliau adalah dosen PA (pembimbing akademikku), Mner Farnis Boneka… yg baru saja jadi Profesor, pas ketemu tentu saja kasih selamat kepada beliau dan Mner Markus.. pembimbing S1-ku dulu… yg menunjukkan ruangan kerja barunya. Ok deh mner, si calon professor juga. Saya senang bertemu dosen-dosenku dulu, mereka sangat baik, ramah dan supportif selalu… bercerita dengan mereka, nyaman, nyambung, dapat manfaatnya, selalu support, senang membantu, dan memang dari dulu sejak aku msh mahasiswa sampai saat ini tetap saja tidak berubah… very welcome… hal ini yg kusenangi…
Happy…happy…. Happy…. Mengingat banyak sekali kisah kisah manis di kampus FPIK Unsrat itu…. itulah masa masa terbaikku dimana hanya diisi oleh belajar, kampus, jalan-jalan, kebersamaan, banyak teman yg selalu menemani, ditaksir teman seangkatan, kakak tingkat, dosen dosen muda jomblo… ha..ha… itu masa masa menghadapi pilihan yang banyak… golden moments seorang gadis lah… he..he… makanya byk yg kecewa dan dikecewakan karena saat itu lagi happy happynya kumpul dengan teman, cuek, jalan-jalan kemanapun banyak orang, kalaupun ada cowok saat itu, yg pastinya jarang berdua. Disirikan orang juga pernah krn banyak teman cowok yang selalu siap sedia mengantar menjemput, membantu, diajak jj, field trip tugas kuliah, dll...
Btw, masa itu udah lama sekali… yg hanya bisa diingat, tapi tidak bisa terulang lagi. Hanya berharap getar-getar cinta yang pernah kurasakan kepada seseorang di masa itu, bisa kurasakan kembali. Tentu bukan kpd org yg sama, tapi perasaan yg sama. Ha..ha… kalau sekarang sih lebih ke menjalani saja, sambil belajar membina hubungan yg baik… kemana ya chemistry itu pergi??
23 Des 2009, dari jam 12-20.00
Ketemu teman lama Nancy Pangau dan Joice Tumanduk…. Nancy yg pulkam dari Balikpapan, Jo baru pulang dari proyek di Buroko, Bolmong… ke 3 jomblowati ketemu, apalagi kalau ndak makan-makan, ngerumpi A-Z, shoping sama-sama…. Menghabiskan waktu yang lama sekali he..he…
NATAL, 25 Desember 2009
Apalagi kalau masuk Gereja, Misa Natal pagi hari…. Kupanjatkan puji dan Syukur atas apapun yang sudah kualami selama setahun ini. Banyak suka, tapi ada juga duka, tapi Tuhan sudah membuat dan menggariskan nasibku di tanganNya. Stella hanya berserah, pasti ada hikmah dari semua kejadian itu. Ke depan kupasrahkan saja, dan tetap berharap yang baik yang akan ku dapatkan. Tuhan akan menjaga dan menyertai selalu. Banyak doa dan harapan untuk tahun ke depan.
Seharian di rumah saja, bersama keluarga, dan menunggu saudara, teman, tetangga yang datang berkunjung…. Senang, tapi capek juga melayani orang yg datang.
Terima kasih, Tuhan… kedamaian hati, doa dari byk org, bahagia di hari Natal ini tetap kurasakan. No hurt feeling anymore.... dalam doa natalku, aku mohon maaf untuk semua yg kulakukan yang tidak berkenan kepada Tuhan... sengaja atau tidak yg kulakukan. Juga terhadap orang tua, adik, saudara, teman, atasan, rekan kerja dan siapa saja yg ku kecewakan. Saya juga mohon supaya perasaan-perasaan tidak enak terhadap mereka terhapus, digantikan damai dan bahagia. Thank U Lord.
28 Desember 2009, jam 18.00 – 23.00
Gathering alumni SMANSA 92 (lulusan SMA Negeri I Manado angkatan 1992).
17 tahun lalu kami lulus dari salah satu sekolah favorit di Manado, yaitu SMA Negeri I, itulah yang menyatukan kami untuk mau ketemu membuat acara biarpun sederhana yang penting kebersamaan itu. Aku yang ditunjuk teman-teman sebagai Sekretaris Reuni, mengambil inisiatif menentukan tanggal agar gathering ini tetap jadi… soalnya selama setahun di milis kami, pembicaraan tanggal selalu saja tidak pasti… biasalah banyak kepala pasti banyak ide dan maunya. Akhirnya tanggal, jam, tempat ku tentukan dan di posting ke milis dan Facebook dibantu moderator milis Sonya Salonder dari Amerika.
Syukurlah, cukup banyak teman yg merespon… 35 alumni terkumpul, mewakili semua kelas yang dulu seperti Kelas Fisika 1 dan Fisika 2, Biologi 1, 2, 3, Sosial 1, 2, 3 dan Bahasa. Karena pengundang, setidaknya on time, eh malah sudah ada yang lebih dulu, ada Steve Palenewen, Bambang Sukotjo, dan …. Kemudian mulai deh berdatangan teman-teman lain…. Senang juga karena tahu ada gathering ini temanku Alex Kambey dari Surabaya, Merry Suoth dari Jakarta, Yolanda Thomas dari Jakarta, Nancy Pangau dari Balikpapan, Budi Wawointana dari Jakarta, Poppy Taslam juga dari Jakarta, Bambang Sukotjo dari Bandung… pada pulkam untuk Natalan di Manado. Kesempatan ini dipergunakan untuk ketemu kami kami di Manado.
Selama acara, jadi MC mengarahkan acara, setelah itu dipandu Sherly Khosama sebagai ketua panitia reuni nanti… banyak masukan bagus sih dari teman-teman yang lain… yang intinya semua setuju agar Reuni tahun depan harus jadi. Siap untuk disukseskan…
Senang sekali… bukan hanya karena pertemuan yang sangat jarang ini, tapi bisa bernostalgia dan terutama masih saling tahu keberadaan sekarang ini…
Semoga persahabatan kita abadi dan diberkati Tuhan. amin
Selasa, 29 Desember 2009 jam 19.00 – 24.00
Reuni Akbar Alumni SPENSA 89
Reuni dilaksanakan di tepi kolam Hotel Ritzy lantai 6, Jl Boulevard Manado. Usaha panitia cukup sukses, karena kami bisa terkumpul 90 orang.... waduh... suasana ramai, canda tawa, apalagi bila mengingat cerita-cerita lama kita.... waduh…..
Paling senang karena saya ketemu teman-teman kelas di satu I dulu….. banyak teman justru dari Kelas Ii, yang menggas acara ini, seperti Sahryl Papene (Ketua Panitia), Achen Pelengkahu, Meidy Leung, Santi Pattiselano, wah seru sekali.......... udah jadi mama 3 anak, 2 anak, atau papa, tetap aja ndak bisa jaim bila ketemu teman lama..... eh ternyata yg masih jomblo banyak juga... akhirnya tidak terasa sendiri gua.... biasalah pada di jodoh-jodoin, tapi semuanya ada yang atur, he..he... TETE MANIS, kalau memang jodoh ndak mo kemana ha..ha...
Selain acara pertemuan, makan bersama, ada juga pembentukan Ikatan Alumni Spensa.... setelah itu acara di tutup dengan foto-foto per kelas, foto-foto bebas, dan juga nyanyi sambil goyang, dansa, cha cha, cakha cakha, dan goyang bebas ha..ha... tak terasa waktu udah semakin larut, tapi masih banyak yg bertahan.... Stella pulang aja udah jam 12 malam diantar teman, tetapi tetap aja masih banyak yg tinggal dan melanjutkan acara... kangennya ndak abis abis eh... memang kalau mau reuni, sebaiknya sendiri, tidak membawa pasangan (pacar kek, istri atau suami)... lebih terasa afdol dan tidak harus ’rasa ndak enak’ terhadap pasangan, apalagi pake minta pulang cepat, ya ampuun....
Dari tgl 18 Des 2009, Stella udah liburan…. Memang liburan resmi dari kantor sampai tgl 4 Jan 2010. Wah ndak terasa jg sudah mau tahun yg baru….. Dalam masa liburan banyak kegiatan sih, selain sibuk di rumah bantu ibu, tapi juga bersih-bersih rumah dan kamarku… yg memang kegiatan yg paling ku senangi kalau di rumah, selain baca majalah, nonton film dann tidur he..he…
Beberapa kegiatan yang paling berkesan yang ingin kuekspresikan seperti :
Tgl. 22 Desember 2009 jam 12.00-16.00
Hari itu Reuni Alumni Laboratorium Kimia Bahan Hayati Laut… Aku di fb oleh Yuli Ngkuno, salah satu adik tingkat mengabarkan mau kumpul-kumpul anak-anak lab dulu atas inisiatif Mner Remy… wow… ok deh. Tugasku cuma bawa kukis basah, jd aman tinggal singgah di Toko Kue Cella. Waktu sampai kirain so mulai, blum kote… ade ade baku sedu, tinggal tunggu pa k’Ella kua baru mo mulai hehe… akhirnya sambil atur-atur makanan, sambil tunggu teman teman lain ta kumpul baru mulai… Kalau dulu Mner begitu tegas ha..ha… kalu sekarang so lebe bijak katu… biarpun tetap aja komentar straight nya keluar juga : “ eh, pe lama, ngoni mo se makan lat dang ini? “ he..he… tong so tau Mner pe gaya, jd cuma senyum2 jo… langsung jo aku ambil alih ba mc, lalu tunjuk Ester Angkouw alias Ebhi Doa Makan….
Kesan yg sempat kuungkapkan saat itu : waktu beres beres kamarku, ku dapati buku penelitianku dulu, berisi sehari-hari apa saja yg ku lakukan… kayak buku harian. Saya ingat hal ini diharuskan oleh Mner Remy,. Pembimbing S2-ku….. ehh Prof Remy kote sekarang. Waktu ku baca… ternyata tanggal-tanggal seperti ini saya masih harus ke lab untuk fed my plankton, so on…. Tgl 24 Des 2001, 26 Des 2001, 28 Des 2001, 30 Des 2001 lalu tgl 2 Jan 2002, harus ke lab… perbaiki ac di ruangan kulturku, ada Mner Remy jg saat itu… yg saya ingat sih apa yg boleh diperbaiki, ditunjukkan sendiri oleh Mner, dan bila ditemui hal seperti itu, buat sendiri…. He..he… kalu ingat masa masa itu banyak enaknya daripada susahnya… karena saya juga banyak ditemani dan dibantu teman-teman yg setia menemani, biarpun mereka bukan di lab KBHL tapi lab sebelah…. Seperti lab Farmasitika Laut. Saya ucapkan syukur dan terima kasih untuk semuanya… itu pengalaman yg manis buatku. Begitulah …….
Setelah dari lab KBHL, mau pulang ketemu dengan Mner Dr. Medy Ompi, MSc, beliau adalah dosen PA (pembimbing akademikku), Mner Farnis Boneka… yg baru saja jadi Profesor, pas ketemu tentu saja kasih selamat kepada beliau dan Mner Markus.. pembimbing S1-ku dulu… yg menunjukkan ruangan kerja barunya. Ok deh mner, si calon professor juga. Saya senang bertemu dosen-dosenku dulu, mereka sangat baik, ramah dan supportif selalu… bercerita dengan mereka, nyaman, nyambung, dapat manfaatnya, selalu support, senang membantu, dan memang dari dulu sejak aku msh mahasiswa sampai saat ini tetap saja tidak berubah… very welcome… hal ini yg kusenangi…
Happy…happy…. Happy…. Mengingat banyak sekali kisah kisah manis di kampus FPIK Unsrat itu…. itulah masa masa terbaikku dimana hanya diisi oleh belajar, kampus, jalan-jalan, kebersamaan, banyak teman yg selalu menemani, ditaksir teman seangkatan, kakak tingkat, dosen dosen muda jomblo… ha..ha… itu masa masa menghadapi pilihan yang banyak… golden moments seorang gadis lah… he..he… makanya byk yg kecewa dan dikecewakan karena saat itu lagi happy happynya kumpul dengan teman, cuek, jalan-jalan kemanapun banyak orang, kalaupun ada cowok saat itu, yg pastinya jarang berdua. Disirikan orang juga pernah krn banyak teman cowok yang selalu siap sedia mengantar menjemput, membantu, diajak jj, field trip tugas kuliah, dll...
Btw, masa itu udah lama sekali… yg hanya bisa diingat, tapi tidak bisa terulang lagi. Hanya berharap getar-getar cinta yang pernah kurasakan kepada seseorang di masa itu, bisa kurasakan kembali. Tentu bukan kpd org yg sama, tapi perasaan yg sama. Ha..ha… kalau sekarang sih lebih ke menjalani saja, sambil belajar membina hubungan yg baik… kemana ya chemistry itu pergi??
23 Des 2009, dari jam 12-20.00
Ketemu teman lama Nancy Pangau dan Joice Tumanduk…. Nancy yg pulkam dari Balikpapan, Jo baru pulang dari proyek di Buroko, Bolmong… ke 3 jomblowati ketemu, apalagi kalau ndak makan-makan, ngerumpi A-Z, shoping sama-sama…. Menghabiskan waktu yang lama sekali he..he…
NATAL, 25 Desember 2009
Apalagi kalau masuk Gereja, Misa Natal pagi hari…. Kupanjatkan puji dan Syukur atas apapun yang sudah kualami selama setahun ini. Banyak suka, tapi ada juga duka, tapi Tuhan sudah membuat dan menggariskan nasibku di tanganNya. Stella hanya berserah, pasti ada hikmah dari semua kejadian itu. Ke depan kupasrahkan saja, dan tetap berharap yang baik yang akan ku dapatkan. Tuhan akan menjaga dan menyertai selalu. Banyak doa dan harapan untuk tahun ke depan.
Seharian di rumah saja, bersama keluarga, dan menunggu saudara, teman, tetangga yang datang berkunjung…. Senang, tapi capek juga melayani orang yg datang.
Terima kasih, Tuhan… kedamaian hati, doa dari byk org, bahagia di hari Natal ini tetap kurasakan. No hurt feeling anymore.... dalam doa natalku, aku mohon maaf untuk semua yg kulakukan yang tidak berkenan kepada Tuhan... sengaja atau tidak yg kulakukan. Juga terhadap orang tua, adik, saudara, teman, atasan, rekan kerja dan siapa saja yg ku kecewakan. Saya juga mohon supaya perasaan-perasaan tidak enak terhadap mereka terhapus, digantikan damai dan bahagia. Thank U Lord.
28 Desember 2009, jam 18.00 – 23.00
Gathering alumni SMANSA 92 (lulusan SMA Negeri I Manado angkatan 1992).
17 tahun lalu kami lulus dari salah satu sekolah favorit di Manado, yaitu SMA Negeri I, itulah yang menyatukan kami untuk mau ketemu membuat acara biarpun sederhana yang penting kebersamaan itu. Aku yang ditunjuk teman-teman sebagai Sekretaris Reuni, mengambil inisiatif menentukan tanggal agar gathering ini tetap jadi… soalnya selama setahun di milis kami, pembicaraan tanggal selalu saja tidak pasti… biasalah banyak kepala pasti banyak ide dan maunya. Akhirnya tanggal, jam, tempat ku tentukan dan di posting ke milis dan Facebook dibantu moderator milis Sonya Salonder dari Amerika.
Syukurlah, cukup banyak teman yg merespon… 35 alumni terkumpul, mewakili semua kelas yang dulu seperti Kelas Fisika 1 dan Fisika 2, Biologi 1, 2, 3, Sosial 1, 2, 3 dan Bahasa. Karena pengundang, setidaknya on time, eh malah sudah ada yang lebih dulu, ada Steve Palenewen, Bambang Sukotjo, dan …. Kemudian mulai deh berdatangan teman-teman lain…. Senang juga karena tahu ada gathering ini temanku Alex Kambey dari Surabaya, Merry Suoth dari Jakarta, Yolanda Thomas dari Jakarta, Nancy Pangau dari Balikpapan, Budi Wawointana dari Jakarta, Poppy Taslam juga dari Jakarta, Bambang Sukotjo dari Bandung… pada pulkam untuk Natalan di Manado. Kesempatan ini dipergunakan untuk ketemu kami kami di Manado.
Selama acara, jadi MC mengarahkan acara, setelah itu dipandu Sherly Khosama sebagai ketua panitia reuni nanti… banyak masukan bagus sih dari teman-teman yang lain… yang intinya semua setuju agar Reuni tahun depan harus jadi. Siap untuk disukseskan…
Senang sekali… bukan hanya karena pertemuan yang sangat jarang ini, tapi bisa bernostalgia dan terutama masih saling tahu keberadaan sekarang ini…
Semoga persahabatan kita abadi dan diberkati Tuhan. amin
Selasa, 29 Desember 2009 jam 19.00 – 24.00
Reuni Akbar Alumni SPENSA 89
Reuni dilaksanakan di tepi kolam Hotel Ritzy lantai 6, Jl Boulevard Manado. Usaha panitia cukup sukses, karena kami bisa terkumpul 90 orang.... waduh... suasana ramai, canda tawa, apalagi bila mengingat cerita-cerita lama kita.... waduh…..
Paling senang karena saya ketemu teman-teman kelas di satu I dulu….. banyak teman justru dari Kelas Ii, yang menggas acara ini, seperti Sahryl Papene (Ketua Panitia), Achen Pelengkahu, Meidy Leung, Santi Pattiselano, wah seru sekali.......... udah jadi mama 3 anak, 2 anak, atau papa, tetap aja ndak bisa jaim bila ketemu teman lama..... eh ternyata yg masih jomblo banyak juga... akhirnya tidak terasa sendiri gua.... biasalah pada di jodoh-jodoin, tapi semuanya ada yang atur, he..he... TETE MANIS, kalau memang jodoh ndak mo kemana ha..ha...
Selain acara pertemuan, makan bersama, ada juga pembentukan Ikatan Alumni Spensa.... setelah itu acara di tutup dengan foto-foto per kelas, foto-foto bebas, dan juga nyanyi sambil goyang, dansa, cha cha, cakha cakha, dan goyang bebas ha..ha... tak terasa waktu udah semakin larut, tapi masih banyak yg bertahan.... Stella pulang aja udah jam 12 malam diantar teman, tetapi tetap aja masih banyak yg tinggal dan melanjutkan acara... kangennya ndak abis abis eh... memang kalau mau reuni, sebaiknya sendiri, tidak membawa pasangan (pacar kek, istri atau suami)... lebih terasa afdol dan tidak harus ’rasa ndak enak’ terhadap pasangan, apalagi pake minta pulang cepat, ya ampuun....
Tuesday, 15 December 2009
You'll see
Heran deh, dikasih perhatian malah jawabannya tidak mengenakkan hati.... yah mungkin dikira cek n recek, serasa tdk nyaman buatnya. Begitulah kalau melakukan yg baik, mengapa harus merasa 'terganggu', padahal saya juga tidak lihat kan? hanya via sms. Mendapat jawaban, 'tidak usah sms n telp kt...... ada sepenggal kalimat tsb....lg marahkah? lagi merasa diganggu kesenangannya saat itu? atau apa? Wah kalau sudah spt itu bagi ku untuk apa lagi berurusan dengan orang itu. Iya kan? Want to express what inside just for you know, man! sepenggal syair lagu dari Madonna:
You think that I cant live without your love
you'll see
you think I cant go on another day
You think I have nothing without you by my side
you'll see somehow, some way
You think that I can never laugh again
You think that you destroyed my faith in love
You'll see somehow, someway
You think that you are strong but you are weak
It takes more strength to cry, admit defeat
I hv truth on my side
you only hv deceit
all by myself, I'll survive
(by Madonna)
You think that I cant live without your love
you'll see
you think I cant go on another day
You think I have nothing without you by my side
you'll see somehow, some way
You think that I can never laugh again
You think that you destroyed my faith in love
You'll see somehow, someway
You think that you are strong but you are weak
It takes more strength to cry, admit defeat
I hv truth on my side
you only hv deceit
all by myself, I'll survive
(by Madonna)
Thursday, 10 December 2009
SEDERHANA TAPI PUNYA MAKNA
Katanya bila ingin menilai orang maka dapat dilihat dari berbagai hal, antara lain:
Orang CERDAS dilihat/dinilai dari jawabannya
Orang BIJAK dilihat/dinilai dari pertanyaannya
Orang BERILMU dilihat/dinilai dari tingkah lakunya
Orang BERIMAN dilihat /dinilai dari kesabarannya
Orang KAYA dilihat/diketahui dari hutangnya/pengeluarannya
Orang BAIK dilihat dan dirasakan indah manfaatnya
Orang CINTA dilihat/dirasakan dari ketulusan dan pengorbanannya.
(Anonim, Des 2009 source : my FB-friend’s note)
Ekspresi ku:
Saya banyak dikelilingi oleh orang-orang yang cerdas, bijak, berilmu tinggi, beriman, kaya, baik dan punya cinta (saya tidak dapat menyebutkan who they are). Tetapi aku juga bisa menemui orang yang bodoh tapi menampakkan kecerdasan semunya dari bisanya bersilat lidah, katanya bijak tapi kata-katanya bercabang, berilmu tapi dipakai sendiri, beriman tapi juga banyak sesatnya, orang kaya tapi miskin cinta, orang yang mengaku baik tapi kelakuannya menyakitkan hati dan orang yang kelihatannya mencinta, tapi tidak dapat kurasakan ketulusan hati dan pengorbanannya… malah lebih ingin diperhatikan dan dimengerti tetapi tidak mau atau kurang bisa mengerti akan keinginan dan kebutuhan orang lain.
Tetapi saya sikapi semua bahwa itulah perjalanan hidup yang kulalui dan kutemui disekelilingku… pengalaman kebersamaan dan bertemu dengan berbagai macam karakter dan kepribadian orang lain, saya yakin membuat ku dapat belajar akan arti hidup, kehidupan, bertumbuh bersama dan saling melengkapi. Kekurangan ku dapat dilengkapi oleh orang lain dalam satu tim kerja, atau dalam satu komunitas pertemanan…
Tidak salah kalau saat ini, aku mengingat kembali perjalanan hidupku satu tahun ini (2009), banyak sekali pengalaman hari demi hari, banyak ketemu orang baru, kebersamaan dengan teman-teman tetapi juga banyak hari dilewati sendiri.
Saya bersyukur bahwa dengan pengalaman-pengalaman yang pernah kualami, Tuhan menyatakan banyak hal terhadapku… meskipun kusadari bahwa tahun ini lebih terasa banyak persoalan daripada tahun kemarin…
Resolusiku di tahun ini, banyak yang tidak kujalankan atau ingin kujalankan tetapi mengalami banyak hambatan, tantangan baik dari dalam diri seperti kemalasan, acuh, merasa puas diri, takut, tetapi juga dari luar. Hal-hal yang kurasakan membahagiakan antara lain :
• Kesehatan prima, saya sangat jarang sakit
• Harmonisnya keluarga, rasa kebersamaan, saling menyayangi dalam suka duka
• Orang tuaku masih diberikan kesehatan, nafas kehidupan, sehingga kami selalu bisa bersama.
• Saya merasa lebih bijak dalam menyikapi banyak hal, lebih bisa belajar menerima kekurangan orang lain, lebih arif dengan keadaan.
• Saya bekerja dalam lingkungan yang baik… memang ada juga masalah tetapi itu disikapi dengan dinamika bekerja bersama orang lain, tentu banyak pikiran, persepsi, keinginan, harapan dan kepentingan yang terlibat.
• Saya memiliki teman-teman yang ‘care’ dan supportif… dimanapun mereka berada, saya selalu merasa disaat saya memerlukan teman, ada saja yang memberikan saran, nasehat, perhatian, dukungan moril yang akhirnya membuat ‘masalah’ yang kualami terasa ‘simple’ pada akhirnya.
• Saya merasa lebih mapan dan stabil, biarpun bukan dalam arti berkelimpahan, tetapi saya merasa tercukupi, dapat memenuhi kebutuhan sendiri. Saya tidak lagi ‘bergantung’ dari orang tua untuk soal finansial, biarpun saya masih tinggal dengan orang tua.
• Saya senang dan bersyukur diberi kebebasan, tidak terlalu banyak diawasi seperti anak kecil, diberi tangungjawab, kepercayaan mengatur banyak hal oleh orang tua. Saya menyadari sebagai anak sulung, sudah bekerja, disekolahkan dan mendapat pendidikan baik, putri satu-satunya, tentu saja tertumpu harapan, tanggungjawab, perhatian, kasih sayang, beban, kenyataan hidup, dan salib dalam keluarga, agar aku bisa ‘though’, tegar bila ada masalah, mampu menerima keberadaan keluarga kami dan bahagia.
• Bersyukur atas pengajaran dan pendidikan yang masih bisa kuterima dari orang tua, bukan dengan cara mendikte tetapi dengan kasih dan teladan.
• Bersyukur dan terima kasih untuk beberapa harapan yang bisa dikabulkan dalam tahun ini.
Dalam menjalani hari-hari, ada juga peristiwa yang membuatku sedih, kecewa, rasa bersalah, emosi negatif, perasaan diabaikan, tidak dimengerti, kurang sreg, dll… dalam hal ini saya tidak menyalahkan orang-orang itu. saya hanya menuliskan pengalaman seperti apa itu, yang akhirnya membuatku pernah dibuat sedih dan kecewa.
• Saya tidak suka dibohongi… never respect to a lier… makanya setiap kali ketahuan dibohongi, saya pasti marah dan kecewa.
• Saya mengalami ketidakpastian… apakah ini bentuk rasa sayang? Ataukah aku yg banyak tuntutan? Lelah untuk memikirkannya apalagi menjalaninya.
• Saya juga merasa pernah ‘diabaikan’… apakah ini cara memelihara hubungan yang baik?
• Ada juga perasaan ragu akan tindakan-tindakan yang kuterima, lebih suka diperhatikan tetapi tidak mau memperhatikan, dan menganggap lumrah untuk hal-hal yang dilakukan.
• Mengapa aku tidak atau belum mendapatkan seperti yang kuinginkan? Apakah usahaku belum maksimal untuk itu?
• Saya merasa belum maksimal dalam pekerjaan, ada beberapa kendala teknis dan non teknis, yang akhirnya mengecilkan perkembanganku, memudarkan kreatifitas, mengendorkan semangat berkarya, memang tidak selalu seperti itu, tetapi hal-hal ini terpaksa kuakui kualami juga.
• Merasa bahwa apa yang kuperbuat, apa yang telah kubantu, tetapi disalahartikan atau malah dianggap ‘melangkahi’. Diam salah, berbuat salah…. Situasi yang tidak mengenakkan hati.
Tetapi dari beberapa pengalaman, aku juga menyadari, tidak menyalahkan orang lain karena juga dalam hari-hari lalu saya juga melakukan kesalahan, yang menyakiti hati, mengecewakan orang, mengabaikan kepentingan orang lain, acuh dengan keadaan yang mungkin membutuhkan perhatianku, dll. Saya ingat beberapa moment tapi biarlah hal-hal itu berlalu, karena masa lalu sudah tidak bisa diulang, diperbaiki, ditarik kembali karena sudah terjadi…. Yang bisa adalah saya berusaha menjadi orang yang lebih baik untuk hari ini dan ke depan. Selama Tuhan masih memberikan nafas kehidupan, maka akan tetap ada saja pengalaman lain yang belum diketahui.
Saya tidak lagi menuliskan RESOLUSI untuk tahun depan, yang pasti saya punya target dan harapan agar apa yang kuinginkan MOST dapat terwujud, serta rencana-rencana baik dan kehidupan yang lebih baik, stabil, nyaman dan membahagiakan dapat kurasakan/kudapatkan. Saya tidak hidup sendiri, tapi semoga kebersamaan dengan keluarga, sesama dan lingkungan yang baik, membuat hari-hari yang akan dilalui membawa berkat. Semoga hidupku punya arti untuk orang lain, membawa manfaat dan berkat bagi sesamaku. Semoga apa pun yang kukerjakan diberkati Tuhan. Semoga tahun depan lebih baik dari tahun ini.
Tuhanku, sertai kehidupanku selanjutnya. Amin
Orang CERDAS dilihat/dinilai dari jawabannya
Orang BIJAK dilihat/dinilai dari pertanyaannya
Orang BERILMU dilihat/dinilai dari tingkah lakunya
Orang BERIMAN dilihat /dinilai dari kesabarannya
Orang KAYA dilihat/diketahui dari hutangnya/pengeluarannya
Orang BAIK dilihat dan dirasakan indah manfaatnya
Orang CINTA dilihat/dirasakan dari ketulusan dan pengorbanannya.
(Anonim, Des 2009 source : my FB-friend’s note)
Ekspresi ku:
Saya banyak dikelilingi oleh orang-orang yang cerdas, bijak, berilmu tinggi, beriman, kaya, baik dan punya cinta (saya tidak dapat menyebutkan who they are). Tetapi aku juga bisa menemui orang yang bodoh tapi menampakkan kecerdasan semunya dari bisanya bersilat lidah, katanya bijak tapi kata-katanya bercabang, berilmu tapi dipakai sendiri, beriman tapi juga banyak sesatnya, orang kaya tapi miskin cinta, orang yang mengaku baik tapi kelakuannya menyakitkan hati dan orang yang kelihatannya mencinta, tapi tidak dapat kurasakan ketulusan hati dan pengorbanannya… malah lebih ingin diperhatikan dan dimengerti tetapi tidak mau atau kurang bisa mengerti akan keinginan dan kebutuhan orang lain.
Tetapi saya sikapi semua bahwa itulah perjalanan hidup yang kulalui dan kutemui disekelilingku… pengalaman kebersamaan dan bertemu dengan berbagai macam karakter dan kepribadian orang lain, saya yakin membuat ku dapat belajar akan arti hidup, kehidupan, bertumbuh bersama dan saling melengkapi. Kekurangan ku dapat dilengkapi oleh orang lain dalam satu tim kerja, atau dalam satu komunitas pertemanan…
Tidak salah kalau saat ini, aku mengingat kembali perjalanan hidupku satu tahun ini (2009), banyak sekali pengalaman hari demi hari, banyak ketemu orang baru, kebersamaan dengan teman-teman tetapi juga banyak hari dilewati sendiri.
Saya bersyukur bahwa dengan pengalaman-pengalaman yang pernah kualami, Tuhan menyatakan banyak hal terhadapku… meskipun kusadari bahwa tahun ini lebih terasa banyak persoalan daripada tahun kemarin…
Resolusiku di tahun ini, banyak yang tidak kujalankan atau ingin kujalankan tetapi mengalami banyak hambatan, tantangan baik dari dalam diri seperti kemalasan, acuh, merasa puas diri, takut, tetapi juga dari luar. Hal-hal yang kurasakan membahagiakan antara lain :
• Kesehatan prima, saya sangat jarang sakit
• Harmonisnya keluarga, rasa kebersamaan, saling menyayangi dalam suka duka
• Orang tuaku masih diberikan kesehatan, nafas kehidupan, sehingga kami selalu bisa bersama.
• Saya merasa lebih bijak dalam menyikapi banyak hal, lebih bisa belajar menerima kekurangan orang lain, lebih arif dengan keadaan.
• Saya bekerja dalam lingkungan yang baik… memang ada juga masalah tetapi itu disikapi dengan dinamika bekerja bersama orang lain, tentu banyak pikiran, persepsi, keinginan, harapan dan kepentingan yang terlibat.
• Saya memiliki teman-teman yang ‘care’ dan supportif… dimanapun mereka berada, saya selalu merasa disaat saya memerlukan teman, ada saja yang memberikan saran, nasehat, perhatian, dukungan moril yang akhirnya membuat ‘masalah’ yang kualami terasa ‘simple’ pada akhirnya.
• Saya merasa lebih mapan dan stabil, biarpun bukan dalam arti berkelimpahan, tetapi saya merasa tercukupi, dapat memenuhi kebutuhan sendiri. Saya tidak lagi ‘bergantung’ dari orang tua untuk soal finansial, biarpun saya masih tinggal dengan orang tua.
• Saya senang dan bersyukur diberi kebebasan, tidak terlalu banyak diawasi seperti anak kecil, diberi tangungjawab, kepercayaan mengatur banyak hal oleh orang tua. Saya menyadari sebagai anak sulung, sudah bekerja, disekolahkan dan mendapat pendidikan baik, putri satu-satunya, tentu saja tertumpu harapan, tanggungjawab, perhatian, kasih sayang, beban, kenyataan hidup, dan salib dalam keluarga, agar aku bisa ‘though’, tegar bila ada masalah, mampu menerima keberadaan keluarga kami dan bahagia.
• Bersyukur atas pengajaran dan pendidikan yang masih bisa kuterima dari orang tua, bukan dengan cara mendikte tetapi dengan kasih dan teladan.
• Bersyukur dan terima kasih untuk beberapa harapan yang bisa dikabulkan dalam tahun ini.
Dalam menjalani hari-hari, ada juga peristiwa yang membuatku sedih, kecewa, rasa bersalah, emosi negatif, perasaan diabaikan, tidak dimengerti, kurang sreg, dll… dalam hal ini saya tidak menyalahkan orang-orang itu. saya hanya menuliskan pengalaman seperti apa itu, yang akhirnya membuatku pernah dibuat sedih dan kecewa.
• Saya tidak suka dibohongi… never respect to a lier… makanya setiap kali ketahuan dibohongi, saya pasti marah dan kecewa.
• Saya mengalami ketidakpastian… apakah ini bentuk rasa sayang? Ataukah aku yg banyak tuntutan? Lelah untuk memikirkannya apalagi menjalaninya.
• Saya juga merasa pernah ‘diabaikan’… apakah ini cara memelihara hubungan yang baik?
• Ada juga perasaan ragu akan tindakan-tindakan yang kuterima, lebih suka diperhatikan tetapi tidak mau memperhatikan, dan menganggap lumrah untuk hal-hal yang dilakukan.
• Mengapa aku tidak atau belum mendapatkan seperti yang kuinginkan? Apakah usahaku belum maksimal untuk itu?
• Saya merasa belum maksimal dalam pekerjaan, ada beberapa kendala teknis dan non teknis, yang akhirnya mengecilkan perkembanganku, memudarkan kreatifitas, mengendorkan semangat berkarya, memang tidak selalu seperti itu, tetapi hal-hal ini terpaksa kuakui kualami juga.
• Merasa bahwa apa yang kuperbuat, apa yang telah kubantu, tetapi disalahartikan atau malah dianggap ‘melangkahi’. Diam salah, berbuat salah…. Situasi yang tidak mengenakkan hati.
Tetapi dari beberapa pengalaman, aku juga menyadari, tidak menyalahkan orang lain karena juga dalam hari-hari lalu saya juga melakukan kesalahan, yang menyakiti hati, mengecewakan orang, mengabaikan kepentingan orang lain, acuh dengan keadaan yang mungkin membutuhkan perhatianku, dll. Saya ingat beberapa moment tapi biarlah hal-hal itu berlalu, karena masa lalu sudah tidak bisa diulang, diperbaiki, ditarik kembali karena sudah terjadi…. Yang bisa adalah saya berusaha menjadi orang yang lebih baik untuk hari ini dan ke depan. Selama Tuhan masih memberikan nafas kehidupan, maka akan tetap ada saja pengalaman lain yang belum diketahui.
Saya tidak lagi menuliskan RESOLUSI untuk tahun depan, yang pasti saya punya target dan harapan agar apa yang kuinginkan MOST dapat terwujud, serta rencana-rencana baik dan kehidupan yang lebih baik, stabil, nyaman dan membahagiakan dapat kurasakan/kudapatkan. Saya tidak hidup sendiri, tapi semoga kebersamaan dengan keluarga, sesama dan lingkungan yang baik, membuat hari-hari yang akan dilalui membawa berkat. Semoga hidupku punya arti untuk orang lain, membawa manfaat dan berkat bagi sesamaku. Semoga apa pun yang kukerjakan diberkati Tuhan. Semoga tahun depan lebih baik dari tahun ini.
Tuhanku, sertai kehidupanku selanjutnya. Amin
Penelitian Dosen Muda (2009)
Duh senangnya … dari rencana 8 bulan dalam proposal, akhirnya dapat diselesaikan dalam 5 bulan saja bergelut dengan penelitian dosen mudaku… akhirnya selesai juga. Hal ini sih menurutku tuntutan sebagai seorang dosen untuk mampu melakukan 3 dharma PT yaitu pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat.
Awalnya sih buat proposal (saya ingat bulan Nop 2008), diseleksi di tingkat internal unika baru dikirim ke KOPERTIS wil IX Makassar. Disana dilihat apakah lolos dan tidak baru dikirim ke Dikti Jakarta. Syukurlah dari banyaknya dosen muda dari berbagai PTS di wilayah Makassar, Sulut dan Gorontalo yang mengirim proposal ke Kopertis, dan ternyata Unika De La Salle Manado bisa lolos seleksi dan 6 proposal penelitian dosen muda (PDM)nya, dari 9 aja yang dapat di SULUT.
Bulan Feb 2009 lalu bertempat di Hotel Ritzy Manado, ke-9 penerima PDM, kepala-kepala Lemlit PTS dan juga Rektor/ketua Sekolah Tinggi bertemu dengan Koordinator Kopertis Wil IX Makassar, diadakan penandatanganan kontrak.
Penelitian kecilku dilakukan di Daerah Aliran Sungai Talawaan Minahasa Utara,… melihat distribusi merkuri dalam sedimen dan biota di sana. Maklumlah marak pertambangan rakyat tanpa ijin, mereka juga menggunakan merkuri untuk tapisan emas dari sungai…. Daerah itu merupakan daerah budidaya ikan air tawar (kolam) seperti nila, mujair, ikan mas. Keluargaku memiliki telaga dan kolam untuk konsumsi sendiri, dan ada juga keluargaku yang lain untuk keperluan/usahanya. Concern ini juga mendorong ku untuk mau meneliti di daerah sana.
Proposal PDM, saya ajukan justru disaat saya masih di Yayasan, saya ingat nanti bulan Mei 2009 ini, saya dipindahkan di Universitas, kebetulan dipindahkan di Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LPPM).
PDM ini tidak lepas dari bimbingan supervisorku, Ir. M Lasut, MSc, Dr.tech, beliau yang sekarang ini berkolaborasi dengan Minamata Disease Institute, Jepang untuk suatu penelitian, banyak memberikan arahan karena memang penelitian besar yang ia lakukan, grant design, dan penelitianku ini merupakan juga bagian dari itu untuk mendapat data distribusi… ide dan topik diberikan dan aku menyambutnya dengan senang hati…… kami saling membantu untuk itu. Biarpun dari institusi yang berbeda tetapi tidak menghalangi untuk berkoordinasi. Saya banyak belajar dan menggali kemampuan analisis lagi. Saya terima kasih untuk semuanya kepada beliau, arahan, bimbingan, bantuan moril, kepercayaan, hal ini membuat semuanya dapat dilakukan dengan lancar. Terima kasih juga untuk teman-teman dosen dan mahasiswa FPIK Unsrat dari lab Toksikologi dan Farmasitika Laut, yang telah membantu baik di lapangan maupun di laboratorium beberapa waktu lalu. Ada Vivi, Ester, Boncu, Janny, dan Indah. Terima kasih juga untuk institusi ku saat ini Unika De La Salle Manado, memberikan kemudahan terutama banyak ijin he..he.. krn harus ke lapangan dan lab di Kampus Unsrat sehingga saya tidak harus masuk kantor.
Saya tidak mengharapkan banyak untuk appresiasi, karena saya cukup senang dengan perhatian dan kepercayaan yang diberikan, biarpun saya juga menyadari… ilmu dan arahan banyak saya peroleh dari orang-orang diluar lembaga yang kunaungi, hanya secara kewajiban administrasi, LPPM membantu karena memang saya bekerja di De La Salle.
Apapun itu saya percaya, jalan sudah dibuka untuk maju dan bisa mengasah lagi ilmu yang pernah ku dapat. Saya hanya berharap, langkah kecil ini bisa ‘punya arti’ untuk pengembangan diriku, mahasiswaku dan institusi ke depan. 1000 langkah dimulai dari 1 langkah… tidak pernah akan genap 1000 langkah, kalau tidak ditapaki oleh 1 langkah ditambah 1, dstnya…..
Awal Nop 2009 bertempat di Gran Puri Hotel, 2 orang evaluator dari Kopertis Wil IX Makassar, datang mengevaluasi progress penelitian yang dilakukan… kami harus memasukkan laporan kemajuan I dan II, ada formatnya dan ditandatangani ketua peneliti. Ada juga sesi Tanya Jawab dengan Dr. Zulkifly (dari Kopertis Makassar).
Di balik banyak kekurangan dalam pelaksanaan penelitian itu, saya berharap dan yakin pasti membawa manfaat, besar dan kecil tergantung perspektif mana kita menilainya…. Materi tidak seberapa, tapi kepuasan batin dan kesenanganku bisa melewati semuanya dengan lancar… saya bersyukur dan terima kasih untuk itu.
Bulan Feb 2009 lalu bertempat di Hotel Ritzy Manado, ke-9 penerima PDM, kepala-kepala Lemlit PTS dan juga Rektor/ketua Sekolah Tinggi bertemu dengan Koordinator Kopertis Wil IX Makassar, diadakan penandatanganan kontrak.
Penelitian kecilku dilakukan di Daerah Aliran Sungai Talawaan Minahasa Utara,… melihat distribusi merkuri dalam sedimen dan biota di sana. Maklumlah marak pertambangan rakyat tanpa ijin, mereka juga menggunakan merkuri untuk tapisan emas dari sungai…. Daerah itu merupakan daerah budidaya ikan air tawar (kolam) seperti nila, mujair, ikan mas. Keluargaku memiliki telaga dan kolam untuk konsumsi sendiri, dan ada juga keluargaku yang lain untuk keperluan/usahanya. Concern ini juga mendorong ku untuk mau meneliti di daerah sana.
PDM ini tidak lepas dari bimbingan supervisorku, Ir. M Lasut, MSc, Dr.tech, beliau yang sekarang ini berkolaborasi dengan Minamata Disease Institute, Jepang untuk suatu penelitian, banyak memberikan arahan karena memang penelitian besar yang ia lakukan, grant design, dan penelitianku ini merupakan juga bagian dari itu untuk mendapat data distribusi… ide dan topik diberikan dan aku menyambutnya dengan senang hati…… kami saling membantu untuk itu. Biarpun dari institusi yang berbeda tetapi tidak menghalangi untuk berkoordinasi. Saya banyak belajar dan menggali kemampuan analisis lagi. Saya terima kasih untuk semuanya kepada beliau, arahan, bimbingan, bantuan moril, kepercayaan, hal ini membuat semuanya dapat dilakukan dengan lancar. Terima kasih juga untuk teman-teman dosen dan mahasiswa FPIK Unsrat dari lab Toksikologi dan Farmasitika Laut, yang telah membantu baik di lapangan maupun di laboratorium beberapa waktu lalu. Ada Vivi, Ester, Boncu, Janny, dan Indah. Terima kasih juga untuk institusi ku saat ini Unika De La Salle Manado, memberikan kemudahan terutama banyak ijin he..he.. krn harus ke lapangan dan lab di Kampus Unsrat sehingga saya tidak harus masuk kantor.
Saya tidak mengharapkan banyak untuk appresiasi, karena saya cukup senang dengan perhatian dan kepercayaan yang diberikan, biarpun saya juga menyadari… ilmu dan arahan banyak saya peroleh dari orang-orang diluar lembaga yang kunaungi, hanya secara kewajiban administrasi, LPPM membantu karena memang saya bekerja di De La Salle.
Apapun itu saya percaya, jalan sudah dibuka untuk maju dan bisa mengasah lagi ilmu yang pernah ku dapat. Saya hanya berharap, langkah kecil ini bisa ‘punya arti’ untuk pengembangan diriku, mahasiswaku dan institusi ke depan. 1000 langkah dimulai dari 1 langkah… tidak pernah akan genap 1000 langkah, kalau tidak ditapaki oleh 1 langkah ditambah 1, dstnya…..
Awal Nop 2009 bertempat di Gran Puri Hotel, 2 orang evaluator dari Kopertis Wil IX Makassar, datang mengevaluasi progress penelitian yang dilakukan… kami harus memasukkan laporan kemajuan I dan II, ada formatnya dan ditandatangani ketua peneliti. Ada juga sesi Tanya Jawab dengan Dr. Zulkifly (dari Kopertis Makassar).
Di balik banyak kekurangan dalam pelaksanaan penelitian itu, saya berharap dan yakin pasti membawa manfaat, besar dan kecil tergantung perspektif mana kita menilainya…. Materi tidak seberapa, tapi kepuasan batin dan kesenanganku bisa melewati semuanya dengan lancar… saya bersyukur dan terima kasih untuk itu.
Thursday, 3 December 2009
Hari-hari (untuk direnungkan)
Dalam hidup ini hanya ada 3 hari, yaitu
Yang pertama; Hari kemarin. (PAST)
Anda tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi.
Anda tak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan.
Anda tak mungkin lagi menghapus kesalahan; dan mengulangi kegembiraan yang anda rasakan kemarin.
Biarkan hari kemarin lewat; lepaskan saja...
Yang kedua: Hari esok. (FUTURE)
Hingga mentari esok hari terbit,
Anda tak tahu apa yang akan terjadi.
Anda tak bisa melakukan apa-apa esok hari.
Anda tak mungkin sedih atau ceria di esok hari.
Esok hari belum tiba; biarkan saja...
Yang tersisa kini hanyalah :
Hari ini. (PRESENT)
Pintu masa lalu telah tertutup;
Pintu masa depan pun belum tiba.
Pusatkan saja diri anda untuk hari ini.
Anda dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini bila anda mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan esok hari.
Hiduplah hari ini. Karena, masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit.
Hiduplah apa adanya.
Karena yang ada hanyalah hari ini; hari ini yang abadi.
Menyia-nyiakan Waktumu adalah menyia-nyiakan hidupmu, tetapi menguasai waktumu adalah menguasai hidupmu.
Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat, meski mereka berlaku buruk pada anda.
Cintailah seseorang sepenuh hati hari ini, karena mungkin besok cerita sudah berganti.
Ingatlah bahwa anda menunjukkan penghargaan pada orang lain bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapakah diri anda sendiri
Jadi teman, jangan biarkan masa lalu mengekangmu atau masa depan membuatmu bingung, lakukan yang terbaik HARI INI dan lakukan SEKARANG juga !
(disadur dari : myfacebook.com/kisahkisahinspiratif)
Yang pertama; Hari kemarin. (PAST)
Anda tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi.
Anda tak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan.
Anda tak mungkin lagi menghapus kesalahan; dan mengulangi kegembiraan yang anda rasakan kemarin.
Biarkan hari kemarin lewat; lepaskan saja...
Yang kedua: Hari esok. (FUTURE)
Hingga mentari esok hari terbit,
Anda tak tahu apa yang akan terjadi.
Anda tak bisa melakukan apa-apa esok hari.
Anda tak mungkin sedih atau ceria di esok hari.
Esok hari belum tiba; biarkan saja...
Yang tersisa kini hanyalah :
Hari ini. (PRESENT)
Pintu masa lalu telah tertutup;
Pintu masa depan pun belum tiba.
Pusatkan saja diri anda untuk hari ini.
Anda dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini bila anda mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan esok hari.
Hiduplah hari ini. Karena, masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit.
Hiduplah apa adanya.
Karena yang ada hanyalah hari ini; hari ini yang abadi.
Menyia-nyiakan Waktumu adalah menyia-nyiakan hidupmu, tetapi menguasai waktumu adalah menguasai hidupmu.
Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat, meski mereka berlaku buruk pada anda.
Cintailah seseorang sepenuh hati hari ini, karena mungkin besok cerita sudah berganti.
Ingatlah bahwa anda menunjukkan penghargaan pada orang lain bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapakah diri anda sendiri
Jadi teman, jangan biarkan masa lalu mengekangmu atau masa depan membuatmu bingung, lakukan yang terbaik HARI INI dan lakukan SEKARANG juga !
(disadur dari : myfacebook.com/kisahkisahinspiratif)
Thursday, 12 November 2009
Acara.. acara... & acara....
Menghadiri Acara Syukuran...
Bukan orang Manado deh kalau tanpa acara acara...... apa pun bisa diacarakan... apalagi Hari Ulang Tahun atau HUT Imamat, dari yang sederhana, kumpul-kumpul teman atau saudara, sampai yang besar mengundang banyak orang.
Yang sempat kuhadiri ada beberapa acara, seperti :
1. HUT Pastor Revi Tanod, Pr, MA (Rektor Unika De La Salle Manado) tgl. 24 Oktober 2009. Hutnya ke 45, diselenggarakan di Wisma Keuskupan Manado. Hal yg berkesan buatku saat kata sambutan beliau, hal-hal lain sudah pernah kudengar, tapi yang berbeda adalah pernyataan beliau bahwa ‘sebenarnya senang menyendiri, hanya karena tuntutan sebagai seorang Imam dan juga sekarang seorang Rektor, tentu saja banyak ketemu dengan orang dan menghadiri atau berkumpul dengan banyak orang’. Saya hanya tidak menyangka, karena yang biasanya sih pastor Revi, ramah dan supel dengan banyak orang. Biarpun saya juga tahu dalam keadaan serius di kantor, mukanya ‘kencang’ juga.... Hal lainnya, setelah pesta usai di siang harinya, Stella berjabatan tangan dengan beliau mohon pamit, tetapi malah diundang lagi untuk datang malam harinya karena masih ada acara lainnya. Dalam hati malu juga ke acara yg sama sudah 2x... tapi saya juga merasa, permintaan beliau tidak salahnya dituruti dan enjoy aja bahwa beliau at least senang akan kehadiranku. Penghargaan itu yang ku-appreciated. Dan akhirnya kembali lagi merasakan suasana acaranya di malam hari yang lebih banyak orang lagi.
2. HUT Om Babeng (pamanku) tgl. 25 Oktober 2009. Hutnya ke- 55. Diselenggarakan di kebun (kobong) Laikit, Kec Dimembe. Wah rame lah kalau udah kumpul keluarga.... apalagi orang-orang Tonsea yang cukup ‘ribut’ kalau bercerita.... ha..ha... belum lagi suasana kobong dan telaga... hari itu serasa fresh saja, lain dari rutinitas sehari-hari. Kami berdoa rosario bersama dan apalagi kalau tidak makan bersama.
3. HUT Pastor Johanis Mengko, MSC (pastor keluarga) tgl. 26 Oktober 2009. Hutnya ke 71, diselenggarakan di Pastoran Ratu Rosari Suci, Tuminting. Tidak dibuat ‘besar’ seperti biasanya... tetapi tetap aja makanan berlimpah dan enak-enak... kehadiran komunitas pastor-pastor MSC (ada Provinsial MSC Pst J. Mangkey, Pst Silvester Rarun, Pst Merki Toreh, Pst Frans Mangundap), lalu ada Pst Rhein Saneba, Pst Agus Mangundap (khusus datang dari Gorontalo untuk hadir), Pst Ade Supit, Pst Pinontoan, dan Uskup J. Suwatan... beberapa saja kami umat yg dekat dengan Pst Mengko ...........menambah suasana kebersamaan dan keakraban serta acara tidak formal, malah lebih enak terasa. Kita makan mangga dan durian bersama.... kupas mangga dimakan beramai-ramai, belah durian pun diserbu ramai-ramai ha..ha...
4. Acara Perpisahan Jean Paul Merle dan Marie Laure, 2 orang volunteer dari Fidesco Perancis, mereka telah berkarya selama 2 tahun sebagai tenaga ahli/dosen di Unika De La Salle Manado dan saat ini sudah selesai masa karya mereka di Manado dan kembali ke Perancis. Stella dulu sebagai sekretaris di Yayasan De La Salle, pernah mengurus form permintaan dan pengurusan administrasi visa mereka, setelah itu kita mulai bersahabat. 2 tahun mereka di sini, pasti banyak yang bisa kupelajari selama berteman dengan mereka. Acara mereka dimulai dengan Misa Syukur, setelah itu acara kebersamaan. Sempat bercha-cha pasangan dengan Jean, berchaka-chaka sama-sama juga foto-foto. Terima kasih Jean dan Merie buat semuanya...
5. HUT Imamat ke 40 Pastor Agus Mangundap, MA (mantan Ketua Yayasan De La Salle Manado, mantan bosku dulu)... dibuat kembali oleh Umat Paroki St. Antonius Padua, Tataaran Tondano, tgl. 8 Nopember 2009. Luar biasa kasih Tuhan untuk pastor yang satu ini, acara HUT Imamat 40 tahun beliau dibuat oleh umat di Gorontalo, 22 Agustus 2009 lalu, umat Warembungan di 29 Agustus 2009. Dan ternyata umat Tataaran dimana ayah Pst Agus berasal dari daerah sana, juga ingin merasakan perayaan Syukur Imamat beliau. Dari ketiga acara yang semuanya kuhadiri... ada kesan-kesan tersendiri buatku. Khusus untuk perayaan di Tataaran ini, yang juga seperti pokok kotbah Pst Mengko saat itu, yaitu iman umat.... bersyukur untuk imamat yang telah melahirkan 7 orang pastor/imam/gembala dari paroki ini..... Pst Agus adalah pastor ke-2 asal Tataaran. Sungguh semangat umat dalam kebersamaan, itu mengesankan untukku dan saya yakin juga untuk Pst Agus. Bagaimana umat yg masuk gereja begitu ‘full’, setelah misa pulang mengambil makanan dibawa ke pastoran, tempat acara, umat tetap saja sangat banyak, bukan hanya keluarga tetapi umat se-paroki itu. Biarpun para pastor tidak sebanyak waktu di Warembungan, tetapi kehadiran Pst Y. Mangkey (khusus datang dari Jakarta untuk hadir), Pst Mengko (yg diminta berkotbah di Misa tsb), Pst S. Rarun, Pst paroki Alo Koraag dan Pst Fanny Manengkey... cukup membuat acara tersebut benar-benar acara Syukur dan Kebersamaan, serta rahmat dihadirkan.... Perhatian Pst Agus untuk meneleponku di hari itu masih pagi (biasalah ngecek mo datang atau tidak), juga tanda bahwa kehadiranku juga ia sudah senang. Bela-belain harus datang, bersama ibuku dan juga Pst Mengko menuju Tondano. Di sana bersama Pst Agus disambut dengan musik bambu. Pokoknya adat minahasa terasa kental, maklumlah pusat Minahasa ada di Tondano ini.
6. HUT Pastor Boni bin Olla, Pr (Pastor Kampus De La Salle Manado) tgl 11 Nopember 2009. Hutnya ke 32, diselenggarakan di Wisma Keuskupan Manado. Stella memang tidak banyak berinteraksi dengan beliau. Tapi tetap saja menyempatkan datang setelah jam kantor ke Wisma Keuskupan menemui beliau memberikan ucapan selamat HUT. Cukup banyak juga tamu/orang yang datang, terutama anak-anak CHOICE.
Biarpun tidak kuhadiri, karena memang tidak diacarakan atau karena berjauhan tempat, tapi ucapan selamat tetap harus dilayangkan, entah via sms atau telpon untuk orang-orang yang ku kenal dengan dekat dan kuingat akan HUT mereka, seperti :
• HUT Ibu Prof. Dr. Lucia Mandey, MS (Pembantu Rektor I di Unika De La Salle Manado) tgl 5 Oktober 2009.
• HUT Hesdi Korompis, SPi, MSc (salah satu sahabat dekatku, bersahabat dari masa kuliah S1 dulu di FPIK Unsrat) tgl. 24 Oktober 2009 ke 35.
• HUT Nora Ticoalu, SPi (salah satu sahabatku, kami berteman dari masa kuliah S1 dulu di FPIK Unsrat) tgl. 7 Nopember 2009 ke 35.
• Acara 40 hari meninggalnya anak terkasih dari Meitty Wongkar, SE (temanku di DLSU).... tgl 8 Nop 2009. Hari itu bertepatan dengan acara di Tataaran dan juga sempat ke Panti Samadi Tomohon, singgah sebentar melihat teman-teman di WeekEnd CHOICE. Duuh jadi ndak enak nih sama dia... Sampai saat ini perasaan kasihan dan empati akan kehilangan seorang anak untuk Meitty, masih saja terasa. Tapi senyumannya, ia selalu datang di ruanganku sebagai teman bicara, ketegarannya, melegakanku juga karena semuanya memang harus diterima sebagai peristiwa iman. Adik Rifhel udah jadi malaikat kecil di surga....... ia akan selalu mendoakan ibunya, saya yakin itu.
• HUT Ir. Noldi Watuna, MM (Dekan Teknik Unika De La Salle Manado, salah satu temanku yang baik) tgl 10 Nopember 2009 ke 38.
Saya juga sangat senang ketemu dengan teman-teman SMA dulu, ngerumpi di mall (dijadwalkan sampai 2 x) ha..ha... tidak perlu jaim... apa adanya ...... ada Fela Warouw, kebetulan berlibur dari Jepang... sementara ini mengambil program Doktor (S3) di sana, Nancy Pangau yang juga pulkam dari Balikpapan tempat kerjanya sekarang.... pokoknya waktu seperti berjalan cepat, karena pembicaraan yang sebenarnya sederhana tetapi bisa jadi panjang saking asyiknya... nyambung aja .... terima kasih Tuhanku, stella punya teman-teman yang baik dan perhatian, aku yakin kasihMu hadir lewat pertemanan kami. Hati yg resah, cepat terobati, itulah cara Tuhan memulihkan dan semuanya damai. Syukur kepada-MU.............
Bukan orang Manado deh kalau tanpa acara acara...... apa pun bisa diacarakan... apalagi Hari Ulang Tahun atau HUT Imamat, dari yang sederhana, kumpul-kumpul teman atau saudara, sampai yang besar mengundang banyak orang.
Yang sempat kuhadiri ada beberapa acara, seperti :
1. HUT Pastor Revi Tanod, Pr, MA (Rektor Unika De La Salle Manado) tgl. 24 Oktober 2009. Hutnya ke 45, diselenggarakan di Wisma Keuskupan Manado. Hal yg berkesan buatku saat kata sambutan beliau, hal-hal lain sudah pernah kudengar, tapi yang berbeda adalah pernyataan beliau bahwa ‘sebenarnya senang menyendiri, hanya karena tuntutan sebagai seorang Imam dan juga sekarang seorang Rektor, tentu saja banyak ketemu dengan orang dan menghadiri atau berkumpul dengan banyak orang’. Saya hanya tidak menyangka, karena yang biasanya sih pastor Revi, ramah dan supel dengan banyak orang. Biarpun saya juga tahu dalam keadaan serius di kantor, mukanya ‘kencang’ juga.... Hal lainnya, setelah pesta usai di siang harinya, Stella berjabatan tangan dengan beliau mohon pamit, tetapi malah diundang lagi untuk datang malam harinya karena masih ada acara lainnya. Dalam hati malu juga ke acara yg sama sudah 2x... tapi saya juga merasa, permintaan beliau tidak salahnya dituruti dan enjoy aja bahwa beliau at least senang akan kehadiranku. Penghargaan itu yang ku-appreciated. Dan akhirnya kembali lagi merasakan suasana acaranya di malam hari yang lebih banyak orang lagi.
2. HUT Om Babeng (pamanku) tgl. 25 Oktober 2009. Hutnya ke- 55. Diselenggarakan di kebun (kobong) Laikit, Kec Dimembe. Wah rame lah kalau udah kumpul keluarga.... apalagi orang-orang Tonsea yang cukup ‘ribut’ kalau bercerita.... ha..ha... belum lagi suasana kobong dan telaga... hari itu serasa fresh saja, lain dari rutinitas sehari-hari. Kami berdoa rosario bersama dan apalagi kalau tidak makan bersama.
3. HUT Pastor Johanis Mengko, MSC (pastor keluarga) tgl. 26 Oktober 2009. Hutnya ke 71, diselenggarakan di Pastoran Ratu Rosari Suci, Tuminting. Tidak dibuat ‘besar’ seperti biasanya... tetapi tetap aja makanan berlimpah dan enak-enak... kehadiran komunitas pastor-pastor MSC (ada Provinsial MSC Pst J. Mangkey, Pst Silvester Rarun, Pst Merki Toreh, Pst Frans Mangundap), lalu ada Pst Rhein Saneba, Pst Agus Mangundap (khusus datang dari Gorontalo untuk hadir), Pst Ade Supit, Pst Pinontoan, dan Uskup J. Suwatan... beberapa saja kami umat yg dekat dengan Pst Mengko ...........menambah suasana kebersamaan dan keakraban serta acara tidak formal, malah lebih enak terasa. Kita makan mangga dan durian bersama.... kupas mangga dimakan beramai-ramai, belah durian pun diserbu ramai-ramai ha..ha...
4. Acara Perpisahan Jean Paul Merle dan Marie Laure, 2 orang volunteer dari Fidesco Perancis, mereka telah berkarya selama 2 tahun sebagai tenaga ahli/dosen di Unika De La Salle Manado dan saat ini sudah selesai masa karya mereka di Manado dan kembali ke Perancis. Stella dulu sebagai sekretaris di Yayasan De La Salle, pernah mengurus form permintaan dan pengurusan administrasi visa mereka, setelah itu kita mulai bersahabat. 2 tahun mereka di sini, pasti banyak yang bisa kupelajari selama berteman dengan mereka. Acara mereka dimulai dengan Misa Syukur, setelah itu acara kebersamaan. Sempat bercha-cha pasangan dengan Jean, berchaka-chaka sama-sama juga foto-foto. Terima kasih Jean dan Merie buat semuanya...
5. HUT Imamat ke 40 Pastor Agus Mangundap, MA (mantan Ketua Yayasan De La Salle Manado, mantan bosku dulu)... dibuat kembali oleh Umat Paroki St. Antonius Padua, Tataaran Tondano, tgl. 8 Nopember 2009. Luar biasa kasih Tuhan untuk pastor yang satu ini, acara HUT Imamat 40 tahun beliau dibuat oleh umat di Gorontalo, 22 Agustus 2009 lalu, umat Warembungan di 29 Agustus 2009. Dan ternyata umat Tataaran dimana ayah Pst Agus berasal dari daerah sana, juga ingin merasakan perayaan Syukur Imamat beliau. Dari ketiga acara yang semuanya kuhadiri... ada kesan-kesan tersendiri buatku. Khusus untuk perayaan di Tataaran ini, yang juga seperti pokok kotbah Pst Mengko saat itu, yaitu iman umat.... bersyukur untuk imamat yang telah melahirkan 7 orang pastor/imam/gembala dari paroki ini..... Pst Agus adalah pastor ke-2 asal Tataaran. Sungguh semangat umat dalam kebersamaan, itu mengesankan untukku dan saya yakin juga untuk Pst Agus. Bagaimana umat yg masuk gereja begitu ‘full’, setelah misa pulang mengambil makanan dibawa ke pastoran, tempat acara, umat tetap saja sangat banyak, bukan hanya keluarga tetapi umat se-paroki itu. Biarpun para pastor tidak sebanyak waktu di Warembungan, tetapi kehadiran Pst Y. Mangkey (khusus datang dari Jakarta untuk hadir), Pst Mengko (yg diminta berkotbah di Misa tsb), Pst S. Rarun, Pst paroki Alo Koraag dan Pst Fanny Manengkey... cukup membuat acara tersebut benar-benar acara Syukur dan Kebersamaan, serta rahmat dihadirkan.... Perhatian Pst Agus untuk meneleponku di hari itu masih pagi (biasalah ngecek mo datang atau tidak), juga tanda bahwa kehadiranku juga ia sudah senang. Bela-belain harus datang, bersama ibuku dan juga Pst Mengko menuju Tondano. Di sana bersama Pst Agus disambut dengan musik bambu. Pokoknya adat minahasa terasa kental, maklumlah pusat Minahasa ada di Tondano ini.
6. HUT Pastor Boni bin Olla, Pr (Pastor Kampus De La Salle Manado) tgl 11 Nopember 2009. Hutnya ke 32, diselenggarakan di Wisma Keuskupan Manado. Stella memang tidak banyak berinteraksi dengan beliau. Tapi tetap saja menyempatkan datang setelah jam kantor ke Wisma Keuskupan menemui beliau memberikan ucapan selamat HUT. Cukup banyak juga tamu/orang yang datang, terutama anak-anak CHOICE.
Biarpun tidak kuhadiri, karena memang tidak diacarakan atau karena berjauhan tempat, tapi ucapan selamat tetap harus dilayangkan, entah via sms atau telpon untuk orang-orang yang ku kenal dengan dekat dan kuingat akan HUT mereka, seperti :
• HUT Ibu Prof. Dr. Lucia Mandey, MS (Pembantu Rektor I di Unika De La Salle Manado) tgl 5 Oktober 2009.
• HUT Hesdi Korompis, SPi, MSc (salah satu sahabat dekatku, bersahabat dari masa kuliah S1 dulu di FPIK Unsrat) tgl. 24 Oktober 2009 ke 35.
• HUT Nora Ticoalu, SPi (salah satu sahabatku, kami berteman dari masa kuliah S1 dulu di FPIK Unsrat) tgl. 7 Nopember 2009 ke 35.
• Acara 40 hari meninggalnya anak terkasih dari Meitty Wongkar, SE (temanku di DLSU).... tgl 8 Nop 2009. Hari itu bertepatan dengan acara di Tataaran dan juga sempat ke Panti Samadi Tomohon, singgah sebentar melihat teman-teman di WeekEnd CHOICE. Duuh jadi ndak enak nih sama dia... Sampai saat ini perasaan kasihan dan empati akan kehilangan seorang anak untuk Meitty, masih saja terasa. Tapi senyumannya, ia selalu datang di ruanganku sebagai teman bicara, ketegarannya, melegakanku juga karena semuanya memang harus diterima sebagai peristiwa iman. Adik Rifhel udah jadi malaikat kecil di surga....... ia akan selalu mendoakan ibunya, saya yakin itu.
• HUT Ir. Noldi Watuna, MM (Dekan Teknik Unika De La Salle Manado, salah satu temanku yang baik) tgl 10 Nopember 2009 ke 38.
Saya juga sangat senang ketemu dengan teman-teman SMA dulu, ngerumpi di mall (dijadwalkan sampai 2 x) ha..ha... tidak perlu jaim... apa adanya ...... ada Fela Warouw, kebetulan berlibur dari Jepang... sementara ini mengambil program Doktor (S3) di sana, Nancy Pangau yang juga pulkam dari Balikpapan tempat kerjanya sekarang.... pokoknya waktu seperti berjalan cepat, karena pembicaraan yang sebenarnya sederhana tetapi bisa jadi panjang saking asyiknya... nyambung aja .... terima kasih Tuhanku, stella punya teman-teman yang baik dan perhatian, aku yakin kasihMu hadir lewat pertemanan kami. Hati yg resah, cepat terobati, itulah cara Tuhan memulihkan dan semuanya damai. Syukur kepada-MU.............
Wednesday, 11 November 2009
Just a joke
Just a joke... hanya untuk kamu tertawa saat membacanya he..he...
Pacar Atheis
Seorang ibu Katolik semula menolak keras anak gadisnya pacaran dengan pria
atheis.ia kuatir, anak semata wayang yang pintar menjual itu bakal keseret jadi atheis.
Ketika sang anak merajuk lagi supaya diijinkan melajutkan hubungannya,sang ibu punya ide brilian :
Ibu : baiklah, kau boleh pacaran, asal bujuk dia masuk Katolik.
Anak : kalau dia mau masuk Katolik ?
Ibu : kamu boleh kawin dengannya dan ingat, jangan tangung-tanggung meyakinkan orang atheis ...
Begitu mendapat restu, si anak tambah semangat menjual gagasan Katolik pada sang pacar, si pria komunis memperhatikan, rasa tertarik pada jualan pacarnya, dan sang ibu makin yakin ide mengkatolikkan pria komunis itu bakal jadi kenyataan.
Suatu hari, menjelang hari H perkawinan mereka, si gadis pulang ke rumah dengan mata berlinang :
Ibu : ada apa sayang? semua sudah oke, khan ?
Anak : bubar semua deh! gara-gara aku gencar menjual gagasan katolik, sekarang dia malah memutuskan jadi Pastor !* hiks..hiks...
(disadur dari www.pondokrenungan.com/humor)
Pacar Atheis
Seorang ibu Katolik semula menolak keras anak gadisnya pacaran dengan pria
atheis.ia kuatir, anak semata wayang yang pintar menjual itu bakal keseret jadi atheis.
Ketika sang anak merajuk lagi supaya diijinkan melajutkan hubungannya,sang ibu punya ide brilian :
Ibu : baiklah, kau boleh pacaran, asal bujuk dia masuk Katolik.
Anak : kalau dia mau masuk Katolik ?
Ibu : kamu boleh kawin dengannya dan ingat, jangan tangung-tanggung meyakinkan orang atheis ...
Begitu mendapat restu, si anak tambah semangat menjual gagasan Katolik pada sang pacar, si pria komunis memperhatikan, rasa tertarik pada jualan pacarnya, dan sang ibu makin yakin ide mengkatolikkan pria komunis itu bakal jadi kenyataan.
Suatu hari, menjelang hari H perkawinan mereka, si gadis pulang ke rumah dengan mata berlinang :
Ibu : ada apa sayang? semua sudah oke, khan ?
Anak : bubar semua deh! gara-gara aku gencar menjual gagasan katolik, sekarang dia malah memutuskan jadi Pastor !* hiks..hiks...
(disadur dari www.pondokrenungan.com/humor)
Tuesday, 10 November 2009
Memaafkan
Doaku (5-10-09) :
Tuhan Yesus, hari ini aku tersadar kembali kalau aku tetap butuh
Engkau di sampingku ,di dalam hatiku, didalam hidupku, sudah terlalu
sering aku meninggalkanMu padahal tak sedetik pun Kau meninggalkan
aku, hanya karena kebodohanku dan keegoisanku aku selalu pergi
menjauh dariMu , maafkan aku Tuhan , aku tidak ingin hidup penuh
kebimbangan dan tanda tanya seperti ini. Bantulah aku Yesusku untuk bangkit, melupakan rasa 'tidak enak itu'.
Aku mohon bantu aku untuk bisa memaafkan semua orang yang sudah menyakiti hatiku, yang sudah menghina aku, melecehkan aku,
merendahkan aku, tolong berikan aku kekuatan untuk bisa memaafkan semua orang yang melukai perasaanku, karena tanpa kekuatanMu aku tidak akan mampu, karena sakit hati yang terasa dalam hatiku,
menjadikan aku orang yang angkuh dan merasa tidak membutuhkan orang lain, aku menjadi takut untuk mempercayai orang lain atau berbuat
baik karena takut aku terluka dan aku mohon beri aku kedamaian dan
kasih yang besar untuk memaafkan, juga mengampuni sesamaku.
Aku mohon Yesus (dalam doa via Ibu Maria) pegang tanganku dan dampingi aku untuk memaafkan. Amin
Terima kasih Tuhan .... hati ini begitu lega, setelah aku mampu memaafkan kesalahan yang diperbuatnya kepadaku, tapi juga aku tahu kesalahan yang ku perbuat baik sengaja maupun tidak. Saya percaya, Engkau mendampingiku dan mengingatkanku untuk punya hati "yg penuh kasih".
Aku juga senang, bahwa efek pemaafan itu membuat ia juga orang yg kumaafkan menjadi bahagia... dan menghilangkan sakit kepalanya, stresnya, susah makannya, susah tidurnya, dll hmm..... Terima kasih karena kesadaran bahwa hidupku "punya arti" dalam kehidupan orang lain... membuat juga aku bahagia. Thank you God, for everything...
Tuhan Yesus, hari ini aku tersadar kembali kalau aku tetap butuh
Engkau di sampingku ,di dalam hatiku, didalam hidupku, sudah terlalu
sering aku meninggalkanMu padahal tak sedetik pun Kau meninggalkan
aku, hanya karena kebodohanku dan keegoisanku aku selalu pergi
menjauh dariMu , maafkan aku Tuhan , aku tidak ingin hidup penuh
kebimbangan dan tanda tanya seperti ini. Bantulah aku Yesusku untuk bangkit, melupakan rasa 'tidak enak itu'.
Aku mohon bantu aku untuk bisa memaafkan semua orang yang sudah menyakiti hatiku, yang sudah menghina aku, melecehkan aku,
merendahkan aku, tolong berikan aku kekuatan untuk bisa memaafkan semua orang yang melukai perasaanku, karena tanpa kekuatanMu aku tidak akan mampu, karena sakit hati yang terasa dalam hatiku,
menjadikan aku orang yang angkuh dan merasa tidak membutuhkan orang lain, aku menjadi takut untuk mempercayai orang lain atau berbuat
baik karena takut aku terluka dan aku mohon beri aku kedamaian dan
kasih yang besar untuk memaafkan, juga mengampuni sesamaku.
Aku mohon Yesus (dalam doa via Ibu Maria) pegang tanganku dan dampingi aku untuk memaafkan. Amin
Terima kasih Tuhan .... hati ini begitu lega, setelah aku mampu memaafkan kesalahan yang diperbuatnya kepadaku, tapi juga aku tahu kesalahan yang ku perbuat baik sengaja maupun tidak. Saya percaya, Engkau mendampingiku dan mengingatkanku untuk punya hati "yg penuh kasih".
Aku juga senang, bahwa efek pemaafan itu membuat ia juga orang yg kumaafkan menjadi bahagia... dan menghilangkan sakit kepalanya, stresnya, susah makannya, susah tidurnya, dll hmm..... Terima kasih karena kesadaran bahwa hidupku "punya arti" dalam kehidupan orang lain... membuat juga aku bahagia. Thank you God, for everything...
Subscribe to:
Posts (Atom)










